8 Minuman Alami yang Efektif Menurunkan Kolesterol Tinggi
Kadar kolesterol yang tinggi perlu diwaspadai. Biasanya, kadar normalnya adalah kurang dari 200 mg/dL. Jika lebih dari itu, artinya Anda mengalami kolesterol tinggi.
Kolesterol yang tidak sehat dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan serius, seperti stroke atau serangan jantung. Ada banyak cara untuk menurunkan kolesterol tinggi, mulai dari obat-obatan hingga metode alami.
Beberapa minuman mengandung senyawa bermanfaat yang dapat membantu menurunkan kolesterol atau menjaga kadar kolesterol tetap stabil. Berikut adalah daftarnya:
1. Teh Hijau
Teh hijau memiliki kandungan katekin dan senyawa antioksidan lainnya yang dapat membantu menurunkan kolesterol jahat.
Dalam penelitian tahun 2015, para ilmuwan memberikan tikus air minum yang diperkaya dengan katekin dan epigallocatechin gallate, antioksidan bermanfaat lainnya dalam teh hijau. Setelah 56 hari, ditemukan penurunan kadar kolesterol jahat sekitar 14,4% dan 30,4% pada dua kelompok tikus yang diberi diet tinggi kolesterol. Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut pada manusia untuk memastikan temuan ini.
Teh hitam juga dapat membantu menurunkan kolesterol, tetapi dalam tingkat yang lebih rendah dibandingkan teh hijau.
2. Susu Kedelai
Susu kedelai adalah salah satu pilihan terbaik bagi mereka yang peduli dengan kolesterol. Dalam satu cangkir susu kedelai terdapat 80 kalori dan hanya 2 gram lemak. Susu kedelai yang berasal dari tanaman dapat membantu mengurangi atau mengelola kadar kolesterol.
Food and Drug Administration (FDA) menyarankan mengonsumsi 25 gram protein kedelai per hari sebagai bagian dari diet rendah lemak jenuh dan kolesterol untuk membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Konsumsi kedelai dalam bentuk utuh dan diproses minimal dengan sedikit atau tanpa tambahan gula, garam, dan lemak lebih dianjurkan.
3. Minuman Oat
Susu oat mengandung oat beta-glukan yang dapat membantu menjaga kadar kolesterol normal.
Sebuah tinjauan pada 2018 menemukan bahwa minuman oat, seperti susu oat, lebih konsisten dalam mengurangi kolesterol dibandingkan dengan produk oat semi-padat atau padat. Segelas 250 ml susu oat dapat memberikan 1 gram beta-glukan.
Susu oat yang tidak mengandung pemanis bisa menjadi alternatif yang baik untuk mencegah atau mengatasi kolesterol tinggi dan juga mengandung protein yang baik untuk kesehatan.
4. Jus Tomat
Tomat kaya akan senyawa likopen, yang dapat meningkatkan kadar lipid dan menurunkan kadar kolesterol jahat. Mengolah tomat menjadi jus dapat meningkatkan kandungan likopennya.
Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi 280 ml jus tomat setiap hari selama dua bulan dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
5. Smoothie Berry
Banyak buah beri yang kaya akan antioksidan dan serat, yang keduanya dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.
Buah beri seperti stroberi, blueberry, blackberry, raspberry, dan jenis lainnya mengandung senyawa anthocyanin, yang merupakan antioksidan kuat dan dapat membantu menurunkan kolesterol.
Buatlah smoothie berry dengan mencampurkan dua genggam atau sekitar 80 gram buah beri dan campurkan dengan 1/2 cangkir susu rendah lemak atau yogurt dan 1/2 cangkir air dingin.
6. Minuman yang Mengandung Sterol dan Stanol
Sterol dan stanol adalah senyawa kimia penting yang ada dalam membran sel tanaman tertentu. Senyawa ini mirip dengan molekul kolesterol.
Saat sterol dan stanol masuk ke dalam saluran pencernaan, mereka menghambat penyerapan kolesterol dalam usus.
Beberapa produsen telah menambahkan bahan kimia ini ke makanan dan minuman tertentu, termasuk minuman yogurt, susu, dan jus buah.
FDA menyatakan bahwa kebanyakan orang harus mencoba mengonsumsi 1,3 g atau lebih sterol dan 3,4 g stanol per hari untuk mendapatkan manfaat penurunan kolesterol maksimal.
7. Minuman Cokelat Hitam
Minuman dari cokelat hitam atau dark chocolate mengandung kakao, yang kaya antioksidan flavonoid yang dapat memberikan beberapa manfaat kesehatan, termasuk meningkatkan kolesterol baik dalam tubuh.
Penelitian pada 2015 mengungkapkan bahwa mengonsumsi minuman 450 mg yang mengandung flavanol kakao dua kali sehari selama sebulan dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kadar kolesterol baik.
Kakao juga mengandung asam lemak tak jenuh tunggal yang tinggi, yang dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol.
Penting untuk memilih kakao atau cokelat hitam yang mengandung 75-80 persen lebih kakao untuk merasakan manfaatnya, dan hindari cokelat yang mengandung banyak gula.
8. Smoothie Susu Nabati
Banyak jenis susu nabati mengandung bahan-bahan yang dapat membantu menurunkan atau mengendalikan kadar kolesterol. Anda dapat membuat smoothie menggunakan susu kedelai atau susu oat.
Buat smoothie dengan mencampurkan 1 cangkir (250 ml) susu kedelai atau susu oat dengan buah atau sayuran yang dapat menurunkan kolesterol, seperti:
- 1 pisang
- 1 genggam anggur atau plum
- 1 potong mangga atau melon
- 2 buah plum kecil
- 1 cangkir kangkung atau lobak Swiss
- 2/3 cangkir pure labu
Minuman yang Harus Dihindari bagi Penderita Kolesterol
Orang yang ingin meningkatkan kadar kolesterol atau mempertahankan kadar yang sehat sebaiknya menghindari minuman tinggi lemak jenuh, seperti kopi atau teh dengan krim, susu tinggi lemak, atau krimer.
Minum lebih dari 12 ons minuman manis per hari juga dapat menurunkan kadar HDL dan meningkatkan kadar trigliserida, atau kadar lemak dalam darah. Contoh minuman yang dimaniskan dengan gula antara lain, jus buah, minuman olahraga, minuman berenergi, soda, kopi atau teh manis, coklat panas, dan smoothie kemasan.