Pentingnya Mengenali Gejala Kanker Serviks Stadium Lanjut
Jakarta – Kanker serviks masih menjadi salah satu penyakit yang sangat mematikan bagi perempuan jika tidak segera didiagnosis pada tahap awal. Sayangnya, sering kali kasus baru diketahui ketika sudah mencapai stadium lanjut, yang membuat kesempatan untuk pengobatan semakin kecil. Padahal, ada beberapa gejala khas yang seharusnya dapat menjadi peringatan awal.
Menurut dr Siti Nadia Tarmizi, M Epid, Direktur Penanggulangan Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan, angka kematian akibat kanker leher rahim di Indonesia masih tinggi, sekitar 13,2 per 100.000 penduduk menurut data Globocan 2022.
“Angka kejadiannya cukup tinggi dan tingkat kematiannya juga hampir setengahnya,” ungkapnya dalam sebuah konferensi pers, sebagaimana dikutip dari PANGKEP NEWS.
Bahkan, lanjut dr Nadia, diperkirakan sekitar 56 perempuan meninggal setiap hari akibat kanker serviks. Jumlah kasus baru kanker serviks di Indonesia diperkirakan mencapai 36.964 dari total 408.661 kasus kanker menurut data Globocan 2022.
“Lebih dari 50 persen kasus ini berujung pada kematian,” tambahnya lagi.
Adapun salah satu alasan tingginya angka kematian, lanjut dr Nadia, adalah karena banyak kasus ditemukan pada stadium lanjut.
Oleh karena itu, sangat penting untuk mengenali empat gejala kanker serviks stadium lanjut sebelum terlambat. Berikut penjelasannya:
1. Nafsu Makan Hilang
Hilangnya nafsu makan secara bertahap dapat menyebabkan penurunan berat badan yang signifikan.
2. Darah pada Urine dan BAB
Adanya darah pada urine atau saat buang air besar merupakan gejala yang harus diwaspadai.
3. Perut Membesar
Pertumbuhan sel kanker dapat menyebabkan pembengkakan di perut, membuat perut tampak lebih besar.
4. Gangguan Fisik
Gejala lainnya termasuk mual dan muntah, kejang, atau diare.