Jakarta – Prediksi Cuaca Buruk di Australia Mendatang
Tetangga dekat Indonesia, Australia, diperkirakan akan mengalami fenomena ‘bom cuaca’ pada pekan mendatang. Badai musim ini berpotensi menjadi East Coast Low (ECL) pertama dalam tiga tahun terakhir, yang dapat menyebabkan kombinasi hujan deras, angin kencang, dan gelombang yang merusak.
Daerah Terdampak
Wilayah yang diperkirakan akan merasakan dampak terburuk dari ‘bom cuaca’ ini adalah New South Wales. Dampaknya juga akan terasa di sepanjang pesisir hingga timur Victoria dan bagian utara Queensland yang beriklim tropis.
Fenomena ‘Siklon Bom’
Menurut laporan yang dikutip dari PANGKEP NEWS, saat sistem tekanan rendah berubah drastis menjadi badai hanya dalam satu hari, para ahli meteorologi menyebutnya sebagai “siklon bom” atau sistem yang mengalami “bombogenesis”.
Perubahan Tekanan
Istilah “bom” digunakan karena perkembangan yang cepat dan eksplosif, tetapi hanya diterapkan pada sistem di mana penurunan tekanannya melampaui tingkat tertentu berdasarkan garis lintang.
Untuk Laut Tasman, penurunan tekanan sentral yang diperlukan selama 24 jam berkisar antara 18 hektopascal (hPa) di dekat Tasmania hingga 14 hPa di dekat perbatasan Queensland-NSW. Minggu depan, titik terendah yang diprediksi akan turun antara 22 hPa dan 24 hPa dalam satu hari, dengan mudah memenuhi kriteria bom cuaca.
Kekeliruan Istilah ‘Bom Hujan’
Mengingat definisi di atas hanya didasarkan pada tekanan, istilah “bom hujan” adalah kekeliruan yang tidak memiliki validitas ilmiah.