Gambaran Kebakaran Hebat di Pulau Sumatera! Lahan dan Hutan Hangus Terbakar
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kenaikan signifikan dalam insiden kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa area di Indonesia dalam 24 jam terakhir, dari Kamis (3/7) pukul 07.00 WIB hingga Jumat (4/7) pukul 07.00 WIB. Karhutla menjadi bencana utama sepanjang periode tersebut, terutama di daerah Sumatra Utara dan Aceh.
Kebakaran di Sumatra Utara
Kebakaran pertama kali dilaporkan di Kabupaten Samosir, Sumatra Utara, pada Selasa (1/7) dini hari. Sekitar 40 hektar lahan di Desa Turpuk Limbong, Kecamatan Harian, terbakar. Upaya pemadaman terus dilakukan hingga Kamis (3/7) oleh tim gabungan, meskipun terhambat oleh kesulitan akses ke sumber air serta cuaca panas dan angin kencang.
Masih di Sumatra Utara, lahan seluas 10 hektar di Desa Muzoi, Kecamatan Lahewa Timur, Kabupaten Nias Utara, juga terbakar pada Rabu (2/7). Kendala yang sama, yaitu jauhnya titik api dari sumber air, memperlambat proses pemadaman. Tim gabungan direncanakan untuk melanjutkan pemadaman.
Situasi di Aceh
Di Provinsi Aceh, dua kabupaten juga dilanda karhutla. Di Kabupaten Aceh Barat, titik api muncul sejak Rabu (2/7) dan meluas ke wilayah Kecamatan Meureubo dan Johan Pahlawan. Hingga Kamis (3/7), tim gabungan berhasil memadamkan api di dua kecamatan tersebut, namun pemadaman masih berlangsung di Kecamatan Arongan Lambalek.
Karhutla juga melanda Kabupaten Bener Meriah pada Kamis (3/7) siang. Api menghanguskan lahan seluas empat hektar di Desa Limpahan Barat, Kecamatan Timang Gajah, namun berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh BPBD setempat.
Imbauan BNPB
Menyikapi peningkatan karhutla, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah rawan bencana untuk meningkatkan langkah-langkah mitigasi dan kesiapsiagaan. Pemerintah daerah diminta secara rutin memeriksa peralatan pemadam serta memastikan kesiapan personel di lapangan. Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar guna menghindari potensi kebakaran yang lebih luas.