Gambaran Kerusuhan di Spanyol: Bentrokan Antara Sayap Kanan dan Migran Afrika
Kepolisian Spanyol telah menahan delapan orang usai tiga malam konfrontasi antara kelompok ekstremis sayap kanan dan migran dari Afrika Utara di selatan Spanyol, menurut pernyataan pemerintah pada Senin (14 Juli). Bentrokan ini terjadi setelah serangan terhadap seorang pria lanjut usia oleh pelaku tak dikenal pada awal pekan ini.
Gambar-gambar dari tempat kejadian menunjukkan para demonstran berhadapan dengan polisi anti huru-hara pada Minggu malam (13 Juli) di tengah kerusuhan yang dipicu oleh aksi anti-migran. Sekelompok pemuda yang tidak dikenal terlihat melemparkan botol kaca dan berbagai benda ke arah petugas, yang kemudian membalas dengan menembakkan peluru karet.
Kekerasan ini juga melibatkan bentrokan antara kelompok ekstremis sayap kanan, warga setempat, dan migran dari Afrika Utara pada hari Sabtu (12 Juli). Ketegangan meningkat setelah seorang pria tua dianiaya di jalan pada hari Rabu, mengakibatkan luka-luka yang memerlukan pemulihan di rumah.
Menurut pihak berwenang Spanyol, dari delapan orang yang ditangkap, dua di antaranya terkait dengan serangan tersebut, meskipun pelaku utama masih dalam pencarian. Kementerian Dalam Negeri Spanyol menyatakan bahwa enam orang lainnya, yang terdiri dari lima warga Spanyol dan satu orang asal Afrika Utara, ditahan atas tuduhan penyerangan, gangguan ketertiban umum, kejahatan rasial, atau kerusakan properti.