Tiga Inisiatif MIND ID untuk Bisnis Tambang Berkelanjutan
Jakarta – MIND ID sebagai Holding BUMN di sektor Industri Pertambangan Indonesia tetap berkomitmen menjalankan bisnis tambang yang berkelanjutan. Terdapat tiga aspek utama yang selalu diimplementasikan oleh perusahaan untuk melestarikan lingkungan.
Direktur Strategi Hilirisasi dan Ekosistem Mineral MIND ID Tedy Badrujaman menyatakan, ketiga aspek ini meliputi pengelolaan air dan udara, dekarbonisasi, serta produksi yang bertanggung jawab.
Dalam hal pengelolaan air dan udara, perusahaan menerapkan manajemen air limbah menggunakan metode wetland konstruktif.
“Di unit pertambangan Tanjung Enim, PT Bukit Asam, kami mengelola parameter pH, TSS, COD, dan BOD,” kata Tedy dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR RI di Jakarta, Rabu (16/7/2025).
Perusahaan juga menerapkan sistem pengelolaan air tertutup, contohnya dalam pencucian bijih timah di Kundur, PT Timah Tbk yang berhasil menghemat hingga 160.000 m³ air setiap tahun.
Inisiatif kedua adalah dekarbonisasi yang terbagi menjadi empat fokus utama:
- Konversi bahan bakar rendah karbon.
- Efisiensi operasional.
- Pemanfaatan energi terbarukan dan/atau co-firing serta penggunaan biomassa.
- Penerapan Renewable Energy Certificate dan skema carbon offset berbasis solusi berbasis alam.
“Kami melakukan konversi Solar ke LNG di baking plant PT Inalum, mengganti coal handling dari ekskavator dan dump truck berbahan bakar solar dengan bucket wheel excavator bertenaga listrik di PT Bukit Asam, implementasi co-firing biomassa di anak perusahaan PT Aneka Tambang, dan pemasangan pembangkit tenaga surya di area pasca tambang PT Timah,” jelasnya.
Terakhir, Tedy menambahkan bahwa perusahaan juga mengurangi timbulan limbah B3 dan non-B3 secara bertahap sejak tahun 2022.
“Pada tahun 2024, terjadi penurunan limbah padat B3 sebesar 15,4% dibandingkan tahun sebelumnya, serta penurunan limbah padat non-B3 sebesar 3,7% dibandingkan tahun 2023,” ungkapnya.