Akun Instagram Presiden Bagikan Merdeka Ekonomi, Termasuk KEK Industropolis Batang
Jakarta, PANGKEP NEWS – Dalam hitungan hari, masyarakat Indonesia akan merayakan HUT ke-80 Proklamasi Kemerdekaan. Menjelang peristiwa penting ini, akun Instagram @presidenrepublikindonesia yang dikelola oleh Kantor Komunikasi Kepresidenan, pada Minggu (3/8/2025), mengunggah sebuah postingan bertajuk “Merdeka Ekonomi: Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”.
Postingan tersebut mencakup sembilan kebijakan dan program kerja dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Berikut detailnya:
- PP penghapusan piutang macet kepada UMKM
- PP kewajiban penyimpanan devisa hasil ekspor sumber daya alam di dalam negeri
- Peluncuran Danantara Indonesia dengan total aset Rp 11 ribu triliun
- Peluncuran Bank Emas
- Pendirian 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih
- Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang
- Kenaikan rata-rata upah minimum sebesar 6,5%
- Program 3 juta rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah
- Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp 600 ribu bagi pekerja dengan gaji di bawah Rp 3,5 juta (Juni-Juli)
KEK Industropolis Batang
Kawasan Ekonomi Khusus Industropolis Batang diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Kamis (20/3/2025). Kawasan ini diharapkan menjadi pusat industri baru di Indonesia dan mendorong transformasi ekonomi berbasis hilirisasi dan industrialisasi.
Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh kementerian, lembaga, serta pihak terkait yang telah berkontribusi dalam pembangunan KEK Industropolis Batang hingga tahap peresmian. “Hari ini Indonesia memiliki kawasan yang kita harapkan dapat menjadi Shenzhen-nya Indonesia, insyaallah,” kata Prabowo seperti yang dilaporkan oleh situs resmi Sekretariat Kabinet, Senin (4/7/2025).
Prabowo menegaskan bahwa pembangunan KEK Batang sejalan dengan visi Indonesia untuk mengejar ketertinggalan dari negara-negara tetangga dengan mengembangkan kawasan industri modern yang dapat menarik investasi besar dan membuka lapangan kerja.
Kepala Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK Ngurah Wirawan, dalam kesempatan terpisah menyampaikan bahwa penetapan status KEK menjadikan kawasan ini lebih menarik bagi investor. Status KEK juga memungkinkan kawasan ini mendapatkan berbagai insentif fiskal dan kemudahan investasi, seperti keringanan pajak dan fasilitas moneter.
Ngurah optimistis dalam lima tahun ke depan kawasan ini akan menarik komitmen investasi baru hingga mencapai Rp75 triliun dan menciptakan sekitar 50 ribu kesempatan kerja. KEK Industropolis Batang memiliki keunikan karena mencakup tiga klaster utama: kawasan industri dan pengolahan, kawasan logistik dan transportasi, serta kawasan pariwisata dan properti.
Infrastruktur strategis seperti akses jalan tol, jalur kereta api super dry port yang mampu mengangkut 30 rangkaian kereta kontainer, serta pelabuhan yang sedang dibangun akan mempermudah arus barang dan logistik di kawasan ini.