Jakarta, PANGKEP NEWS
WhatsApp adalah salah satu aplikasi populer yang digunakan untuk berkomunikasi. Penggunanya berasal dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Banyak orang tua yang menggunakan WhatsApp untuk berkomunikasi dengan anak-anak mereka. Anak-anak pun bisa memanfaatkannya untuk berinteraksi dengan siapa saja.
Tetapi penting bagi orang tua untuk memantau interaksi anak-anak di internet, termasuk di WhatsApp. Tidak semua interaksi bersifat positif dan bisa berpotensi memperkenalkan hal-hal yang kurang baik pada anak.
Orang tua perlu mengawasi secara langsung siapa saja yang berkomunikasi dengan anak melalui WhatsApp. Berikut beberapa cara untuk memeriksanya:
1. Forward Chat
Salah satu metode yang bisa digunakan adalah fitur forward chat. Dengan fitur ini, orang tua dapat mengetahui kontak yang sering dihubungi anak melalui WhatsApp. Langkah-langkahnya adalah:
- Buka aplikasi WhatsApp milik anak
- Pilih salah satu ruang obrolan anak
- Klik salah satu pesan dan teruskan pesan tersebut
- Anda akan melihat daftar kontak individu atau grup yang sering dihubungi anak di bagian atas daftar
2. Ekspor Chat
Orang tua juga bisa menggunakan fitur ekspor chat untuk memeriksa siapa saja yang sering berkomunikasi dengan anak melalui WhatsApp. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka aplikasi WhatsApp milik anak
- Pilih menu Settings
- Pilih pengaturan Chat
- Pilih opsi Export Chat, di mana Anda akan melihat daftar kontak yang sering dihubungi anak di kolom Frequently Contacted
3. Penyimpanan Data WhatsApp
Interaksi antar kontak juga bisa diperiksa melalui penyimpanan data. Karena interaksi bukan hanya melalui pesan teks, tetapi juga melalui pengiriman foto, video, hingga file. Orang tua bisa melihatnya dengan cara berikut:
- Buka aplikasi WhatsApp milik anak
- Masuk ke menu Settings
- Pilih Storage and Data
- Klik Manage Storage
- Anda akan melihat daftar kontak atau grup yang paling banyak memakan penyimpanan di akun anak