Jakarta, PANGKEP NEWS
TikTok akan memberikan notifikasi kepada orang tua setiap kali anak remaja mereka memposting video baru.
Kebijakan ini merupakan bagian dari langkah terkini platform asal Tiongkok tersebut dalam meningkatkan fitur keamanan dan perlindungan bagi pengguna muda.
Langkah ini diambil untuk merespons kekhawatiran yang semakin meningkat mengenai dampak konten media sosial terhadap kesehatan mental serta keselamatan anak dan remaja, seperti yang dilaporkan oleh Independent pada Rabu (6/8/2025).
Sebelumnya, TikTok telah meluncurkan fitur Family Pairing yang memungkinkan orang tua dan anak untuk menghubungkan akun mereka. Kini, fitur tersebut diperluas dengan kontrol dan visibilitas yang lebih dalam bagi orang tua.
Dengan fitur baru ini, orang tua dapat:
- Menerima pemberitahuan setiap kali anak mereka mengunggah konten baru.
- Melihat topik dan minat yang mempengaruhi algoritma feed anak.
- Mengetahui pengaturan privasi akun anak mereka.
Selain untuk pengguna di bawah umur, TikTok juga memperkenalkan alat tambahan untuk menjaga kesejahteraan kreator di platformnya, termasuk kemampuan untuk memfilter komentar, membisukan kata atau emoji tertentu, dan penyesuaian baru untuk siaran langsung (TikTok Live).
Bersama dengan platform media sosial lainnya, TikTok telah mendapat perhatian karena dianggap kurang responsif dalam menangani dampak negatif terhadap pengguna muda.
Tahun lalu, TikTok bahkan dikenakan denda sebesar 1,8 juta euro oleh Ofcom, regulator media di Inggris, karena gagal memenuhi permintaan data secara tepat terkait perlindungan pengguna.
Langkah-langkah baru ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap komitmen TikTok dalam menciptakan lingkungan digital yang aman bagi generasi muda.
(dem/dem)