Apple Diskon Harga di China, iPhone Kini di Bawah Rp 13 Juta!
Jakarta, PANGKEP NEWS – Produsen smartphone terkemuka, Apple, telah bergabung dalam program subsidi yang diselenggarakan oleh Pemerintah China. Dengan adanya program ini, warga di China bisa memperoleh iPhone dan produk Apple lainnya dengan harga lebih terjangkau.
Menurut pernyataan resmi di situs Apple China, penduduk Beijing dan Shanghai bisa mendapatkan diskon hingga 2.000 yuan (sekitar Rp 4,5 juta) untuk berbagai produk Apple seperti iPhone, iPad, Apple Watch, dan MacBook, dengan syarat pembelian dilakukan melalui Apple secara langsung.
Untuk konsumen di Shanghai, diskon hanya berlaku jika pembelian dilakukan di delapan toko fisik Apple di kota tersebut. Sedangkan bagi penduduk Beijing, diskon dapat dinikmati melalui pembelian di toko online resmi Apple, asalkan pengiriman dilakukan ke alamat di ibu kota.
Apple menyatakan bahwa model iPhone, iPad, dan Apple Watch tertentu yang dihargai di bawah 6.000 yuan (Rp 13 juta), mendapatkan subsidi maksimum 500 yuan (sekitar Rp 1,1 juta). Sementara potongan hingga 2.000 yuan tersedia untuk model MacBook tertentu.
Sebelumnya, beberapa produk Apple yang dijual melalui platform e-commerce lokal seperti JD.com dan Taobao milik Alibaba Group juga sudah termasuk dalam program subsidi tersebut.
Pengumuman ini merupakan kali pertama Apple memberikan diskon melalui saluran ritelnya sendiri di bawah skema subsidi pemerintah, seperti yang dilaporkan oleh South China Morning Post pada Jumat (27/6/2025).
Langkah ini diambil oleh Apple di tengah prediksi penurunan pengiriman iPhone di China sebesar 1,9% pada tahun 2025, akibat kompetisi ketat dari produsen smartphone lokal seperti Huawei, serta pelambatan ekonomi yang lebih luas.
Menurut firma riset pasar IDC, sebagian besar model iPhone tidak termasuk dalam skema subsidi untuk produk elektronik di bawah 6.000 yuan, yang menjadi salah satu alasan penurunan proyeksi tersebut.
Sebaliknya, total pengiriman smartphone di China diperkirakan meningkat 3% tahun ini, didorong oleh peningkatan permintaan untuk ponsel Android berkat subsidi pemerintah, menurut IDC.
Selama kuartal pertama 2025, pengiriman iPhone di China turun 9% dibandingkan tahun sebelumnya. Apple menjadi satu-satunya vendor dalam daftar lima besar yang mengalami penurunan, menurut laporan IDC yang dirilis Mei lalu.
Di sisi lain, pengiriman smartphone Xiaomi naik 39,9%, dan Huawei meningkat 10% pada periode yang sama.
“Pengiriman Apple menurun karena harga premiumnya membuat perusahaan tidak dapat memanfaatkan subsidi,” ungkap analis IDC Will Wong.
Dia menambahkan, performa Xiaomi didorong oleh subsidi pemerintah yang sangat selaras dengan karakteristik konsumennya yang sensitif terhadap harga.
Program subsidi nasional ini diluncurkan awal tahun ini untuk mendorong konsumsi domestik. Pemerintah memberikan subsidi sebesar 15% untuk pembelian smartphone, tablet, dan smartwatch dengan harga di bawah 6.000 yuan, dengan batas maksimal subsidi 500 yuan per unit.
Subsidi ini menguntungkan model-model iPhone seperti iPhone 16, iPhone 16e, dan iPhone 15 yang dihargai mulai 5.999 yuan. Namun, varian iPhone premium seperti Pro dan Pro Max tidak termasuk kriteria karena harganya melebihi batas 6.000 yuan.
(wia)