Harga Emas Jatuh 3% Setelah AS dan China Sepakati Perjanjian Tarif
Harga emas turun 3%, mencapai titik terendah dalam lebih dari satu minggu, menyusul kesepakatan tarif antara Amerika Serikat dan China. Ini menandai perubahan signifikan di pasar logam mulia, terutama sejak 1 Mei 2025.
Setelah negosiasi panjang, kedua negara ekonomi besar ini akhirnya mencapai kesepakatan yang mengurangi ketegangan perdagangan. Kesepakatan ini memberikan dampak signifikan terhadap harga emas, yang sering kali menjadi aset pelindung saat terjadi ketidakpastian ekonomi.
Menurut laporan terbaru dari PANGKEP NEWS, harga emas turun setelah adanya kabar baik dari kesepakatan perdagangan ini. Para investor kini lebih optimis terhadap prospek ekonomi global, yang berdampak pada penurunan permintaan emas sebagai aset safe haven.
Dengan situasi ini, para analis memprediksi bahwa harga emas mungkin akan menghadapi tekanan lebih lanjut jika sentimen positif terhadap perekonomian global terus berlanjut. Namun, mereka juga memperingatkan bahwa setiap perkembangan baru dalam hubungan perdagangan internasional dapat mempengaruhi harga emas di masa depan.