Jakarta – Indonesia Pemasok Bahan Baku Baterai untuk Tesla
Produsen kendaraan listrik asal Amerika Serikat, Tesla, memperoleh salah satu komponen baterai mobil listriknya dari Indonesia. Informasi ini disampaikan secara langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.
Penyediaan komponen atau bahan baku baterai untuk mobil listrik Tesla dilakukan oleh perusahaan China yang beroperasi di Indonesia, yakni Huayou. Perusahaan ini bertanggung jawab dalam mengekspor prekursor baterai kendaraan listrik.
“Proses pembangunan prekursor dilakukan oleh Huayou. Sepertinya, Huayou telah mengekspor ke Amerika. Prekursor yang ditujukan untuk Tesla sudah dikirim,” ujar Bahlil di Hotel Mulia, Jakarta, dikutip pada Kamis (7/8/2025).
Prekursor baterai yang dipasok untuk Tesla berasal dari pabrik pengolahan nikel yang berada di Kawasan Industri Weda Bay, Pulau Halmahera, Maluku Utara, milik Huayou Indonesia.
Sebelumnya, Bahlil mengungkapkan bahwa Huayou berencana meningkatkan pasokan komponen baterai untuk kendaraan listrik, khususnya prekursor untuk Tesla.
Hal ini terjadi setelah proyek baterai yang sebelumnya akan dikerjakan oleh LG Energy Solution (LGES), kini beralih kepada Huayou. Sebagaimana diketahui, pemerintah telah mengakhiri rencana kerja sama dengan LG Energy Solution untuk salah satu proyek pabrik baterai di Tanah Air.
Untuk informasi tambahan, Huayou telah memiliki proyek fasilitas pengolahan dan pemurnian nikel dengan teknologi High Pressure Acid Leaching (HPAL) di Kawasan Industri Weda Bay atau Indonesia Weda Bay Industrial Park di Pulau Halmahera, Maluku Utara. Proyek smelter HPAL di Weda Bay ini dikenal dengan sebutan Proyek Huafei HPAL.