Bea Cukai Gagalkan Pengiriman 2,4 Juta Rokok Tanpa Cukai di Semarang
Jakarta – Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY berhasil menghentikan pengiriman 2,4 juta batang rokok tanpa pita cukai di Gerbang Tol Banyumanik, Semarang, pada Rabu (2/7/2025).
Menurut Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Humas Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, R. Megah Andiarto, operasi ini dimulai dari informasi intelijen mengenai dugaan pengiriman barang kena cukai tembakau (BKC HT)/rokok tanpa izin dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatra.
“Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Bea Cukai mengikuti sebuah truk boks yang bergerak di ruas Tol Salatiga-Semarang,” ujar Megah dalam siaran pers resmi, Jumat (4/7/2023).
“Setelah truk diberhentikan dan diperiksa di lokasi, petugas menemukan 120 karton rokok merek Surya Jaya dan 30 karton merek Hummer, semuanya tanpa pita cukai,” lanjut Megah.
Barang bukti ini diperkirakan bernilai Rp3,56 miliar, dengan potensi kerugian negara dari cukai mencapai Rp1,79 miliar. Saat ini, truk beserta seluruh muatannya diamankan di kantor Bea Cukai untuk penyelidikan lebih lanjut. Dua sopir berinisial UJ dan AR juga turut diamankan dalam operasi ini.
“Kanwil Bea Cukai Jateng DIY terus berusaha menjaga jalur distribusi dari aktivitas ilegal, termasuk jalur darat strategis seperti Tol Trans Jawa. Kami akan melanjutkan penyelidikan terhadap pelaku dan modus yang digunakan,” tegas Megah.
Megah menjelaskan bahwa pelaku diduga melanggar Pasal 56 Undang-Undang No. 39 Tahun 2007 tentang Cukai, yang mengatur sanksi bagi mereka yang menjual atau menyimpan barang kena cukai tanpa pita resmi.
Ancaman hukuman untuk pelanggaran ini adalah penjara paling sedikit 1 tahun dan paling lama 5 tahun, serta denda minimal dua kali dan maksimal sepuluh kali nilai cukai yang harus dibayar.
Tindakan ini menegaskan bahwa peredaran rokok ilegal tidak hanya merugikan negara, tetapi juga merusak persaingan usaha yang sehat. Kanwil Bea Cukai Jateng DIY berkomitmen untuk terus memerangi peredaran rokok ilegal melalui operasi dan pengawasan yang ketat.
(haa/haa)