Bukan Indonesia! Negara Ini Miliki Cadangan Emas Terbesar di ASEAN
Jakarta – Meskipun harga emas global cenderung stagnan belakangan ini, sepanjang tahun ini tetap menunjukkan tren positif. Permintaan emas batangan tetap tinggi, terutama di kawasan Asia dan Eropa.
Selama tahun ini, harga emas global/XAU telah melonjak 30% mencapai US$3.398,41 per troy ons hingga perdagangan Jumat (8/8/2025). Pada Juni 2025, harga emas mengalami kenaikan tipis sebesar 0,43% di tengah tingginya pembelian emas dunia.
Menurut data yang dirilis oleh World Gold Council (WGC) pada 3 Agustus 2025, bank sentral Azerbaijan menjadi pembeli emas terbesar pada Juni dengan pembelian 15,8 ton. Uzbekistan dan Kazakhstan mengikuti dengan pembelian masing-masing 9 ton dan 7,4 ton. Sementara itu, China dan India masing-masing membeli 2,2 ton dan 0,4 ton emas.
Di sisi lain, Yordania dan Singapura justru melakukan penjualan emas dengan masing-masing menjual 0,1 ton dan 5,6 ton.
Beberapa negara di ASIA, termasuk Filipina dan Singapura di wilayah ASEAN, tercatat kembali membeli dan menjual emas pada Juni 2025. Namun, negara manakah di ASEAN yang memiliki cadangan emas terbanyak?
Menurut data World Gold Council, Thailand menempati posisi pertama sebagai pemilik cadangan emas terbesar di ASEAN per Juni 2025, diikuti oleh Singapura di posisi kedua. Filipina berada di urutan ketiga, sementara Indonesia menempati posisi keempat.
Sanggahan: Artikel ini adalah produk jurnalistik dari PANGKEP NEWS Research. Analisis ini tidak dimaksudkan untuk mendorong pembaca membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investasi terkait. Segala keputusan berada di tangan pembaca, dan kami tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang mungkin timbul dari keputusan tersebut.
PANGKEP NEWS RESEARCH