Bukan Singapura, Ternyata Negara Ini Menjadi Tujuan Utama Ekspor Minyak Mentah Indonesia
Jakarta – Meski Indonesia merupakan net importir minyak mentah, negara ini juga aktif mengekspor minyak ke sejumlah negara. Pada tahun 2024, nilai ekspor minyak dan gas bumi (migas) Indonesia mencapai US$ 15,87 miliar atau sekitar Rp 263,2 triliun (dengan asumsi kurs Rp 16.568 per US$), dengan total 27,2 juta ton migas diekspor selama setahun.
Ekspor migas Indonesia terbagi dalam tiga kategori utama: ekspor minyak mentah, produk minyak, dan gas alam. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor minyak mentah Indonesia di tahun 2024 mencapai 3,62 juta ton dengan total nilai US$ 2,22 miliar atau setara Rp 36,97 triliun.
Dalam hal ekspor minyak mentah, Indonesia paling banyak mengirimkan produk ini ke tiga negara utama: Thailand, Singapura, dan Korea Selatan.
Selama tahun 2024, Thailand menjadi negara tujuan utama ekspor minyak mentah Indonesia dengan total 2,59 juta ton dan nilai FOB sebesar US$ 1,59 miliar atau sekitar Rp 26,35 triliun.
Jumlah ekspor ke Thailand ini mengalami kenaikan 20,63% dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 2,15 juta ton dengan nilai FOB US$ 1,33 miliar atau Rp 22,04 triliun.
Singapura menempati posisi kedua sebagai negara tujuan ekspor minyak mentah RI. Sepanjang tahun 2024, Indonesia mengekspor 334,08 ribu ton minyak mentah ke Singapura dengan nilai FOB sebesar US$ 219,68 juta atau setara Rp 3,4 triliun.
Ekspor ke Singapura juga meningkat 118% dibandingkan tahun 2023 yang hanya sebesar 153,1 ribu ton dengan nilai FOB US$ 96,34 juta atau Rp 1,59 triliun.
Sementara itu, Korea Selatan menjadi tujuan ekspor terbesar ketiga untuk minyak mentah RI pada tahun 2024 dengan jumlah 188,94 ribu ton dan nilai FOB US$ 111,84 juta atau sekitar Rp 1,85 triliun.
Ekspor ke Korea Selatan mengalami peningkatan 86% dari tahun sebelumnya yang mencapai 101,5 ribu ton dengan nilai FOB US$ 55,48 juta atau Rp 919,51 miliar.
Berikut adalah daftar negara tujuan ekspor minyak mentah Indonesia sepanjang tahun 2024:
- Thailand – 2.590,00 ribu ton
- Singapura – 334,08 ribu ton
- Korea Selatan – 188,94 ribu ton
- Jepang – 144,18 ribu ton
- Australia – 140,98 ribu ton
- China – 139,97 ribu ton
- Malaysia – 40,70 ribu ton
- Brunei Darussalam – 26,95 ribu ton
- Vietnam – 8,52 ribu ton