PANGKEP NEWS: Lihat Daftar 5 Orang Terkaya Indonesia per Agustus 2025, Ada Wajah Baru!
Jakarta – Para konglomerat di Indonesia terus meningkatkan kekayaan mereka. Hal ini sejalan dengan performa bisnis yang cemerlang serta saham-saham yang mereka miliki.
Morgan Stanley Capital International (MSCI) baru saja merilis hasil rebalancing MSCI untuk edisi Agustus 2025 pada hari Jumat (8/8/2025). Sejumlah saham milik konglomerat Indonesia berhasil masuk MSCI, termasuk milik Prajogo Pangestu yang tetap mempertahankan posisinya sebagai orang terkaya nomor satu di Indonesia.
Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dan PT Petrosea (PTRO) milik Prajogo sukses menembus MSCI. CUAN berhasil masuk ke dalam MSCI Global Standard Indexes, sementara PTRO masuk ke dalam MSCI Small Cap Indexes.
Kedua saham ini melesat pada perdagangan Jumat (8/8/2025) setelah bergabung dalam indeks MSCI. Pada penutupan perdagangan Jumat (8/8/2025), saham CUAN melonjak 7,19% ke level Rp 1.565 per lembar saham, sedangkan saham PTRO naik 8,01% ke level Rp 3.750 per lembar saham.
Selama tahun ini, saham milik Prajogo tersebut telah mengalami peningkatan signifikan. Saham CUAN naik 40,99% sementara PTRO mengapresiasi hingga 35,38%.
Kenaikan saham ini berdampak pada peningkatan kekayaan Prajogo secara signifikan.
Menurut data Forbes Real Time Billionaires hingga 8 Agustus 2025, Prajogo Pangestu tetap menduduki posisi pertama sebagai orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan bersih mencapai Rp 547,34 triliun.
Di posisi kedua terdapat Low Tuck Kwong, pengusaha batu bara, dengan kekayaan bersih Rp 415,39 triliun. Selanjutnya, pada posisi ketiga dan keempat ditempati oleh duo Hartono, R. Budi Hartono dan Michael Hartono, dengan kekayaan bersih masing-masing Rp 342,09 triliun dan Rp 329,06 triliun.
Di peringkat kelima terdapat pengusaha data center pemilik saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII), yang sahamnya telah melonjak 567,64% sepanjang tahun ini. Otto Toto Sugiri mencatatkan kekayaan bersih sebesar Rp 201,99 triliun.
Menariknya, Toto Sugiri sebelumnya belum pernah masuk dalam daftar 5 besar orang terkaya di Indonesia. Namun, berkat kenaikan saham DCII yang luar biasa, ia berhasil menggusur keluarga Widjaja dan Anthony Salim dari posisi 5 besar orang terkaya di Indonesia.