Daftar 5 Pengusaha Sawit Terkaya di Indonesia, Nomor 1 Dulu Pernah Jadi Loper Koran
Jakarta, PANGKEP NEWS — Sepanjang Januari hingga Maret 2025, harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) masih bertahan di level tinggi. Sebagai negara penghasil CPO terbesar di dunia, Indonesia mendapatkan keuntungan besar dari penerimaan negara Bea Keluar (BK) produk sawit.
Berdasarkan data dari Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, BK dari ekspor produk sawit pada kuartal pertama 2025 mencapai Rp 7,89 triliun. Angka ini meningkat 1.145,7% atau naik 12 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Setoran terbesar berasal dari produk turunan CPO dengan nilai Rp 6,493 triliun yang melonjak 4.264,8%.
Situasi ini jelas menjadi kabar baik bagi pengusaha sawit dan minyak goreng di Indonesia. Berikut ini beberapa nama pengusaha terbesar di balik bisnis komoditas ini:
1. Martua Sitorus
Martua Sitorus menempati posisi ke-14 dalam daftar orang terkaya di Indonesia versi Forbes tahun lalu. Berdasarkan data terkini dari Forbes, kekayaan bersihnya saat ini mencapai US$ 2,7 miliar atau Rp 45,42 triliun.
Tahun 1991, Martua bersama Kuok Khoon Hong mendirikan Wilmar. Pada awal berdirinya, perusahaan ini mengelola kurang dari 10.000 hektare perkebunan kelapa sawit di Sumatra Utara.
Wilmar memproduksi berbagai barang seperti minyak goreng Sania, Fortune, Sovia, dan tepung terigu Sania. Perusahaan ini kini memiliki lebih dari 500 pabrik dengan distribusi luas di China, India, Indonesia, dan lebih dari 50 negara lainnya.
Kehidupan Martua Sitorus pada masa kecilnya sangat berbeda dengan sekarang. Di Pematang Siantar, ia harus bekerja keras demi melanjutkan pendidikan hingga kuliah.
Berbagai cara dilakukan untuk menambah penghasilan, termasuk berjualan udang dan menjadi loper koran di Pematang Siantar, Sumatra Utara.
Dikenal gigih dan tidak mudah menyerah, Martua berhasil menyelesaikan kuliahnya di Universitas HKBP Nomensen di Medan. Setelah lulus, Martua memulai bisnis kecil di Medan.
Pertemuannya dengan Kuok Khoon Hong dari Malaysia memunculkan ide bisnis pengolahan kelapa sawit pada tahun 1991. Mereka mendirikan Wilmar International, nama yang diambil dari gabungan nama depan William dan Martua, Wil-Mar.
Awalnya, Wilmar mengelola 7.100 hektar perkebunan kelapa sawit. Seiring waktu, perusahaan ini berkembang dan mampu mendirikan pabrik sendiri untuk produksi minyak kelapa sawit. Bisnis ini tetap bertahan meski diterpa krisis.
2. Anthoni Salim
Anthoni Salim menempati posisi ke-3 orang terkaya di Indonesia versi Forbes 2021. Pada 2025, Anthoni Salim berada di urutan ke-5 dengan kekayaan senilai US$ 12,8 miliar atau Rp 215,31 triliun.
Kekayaan Anthoni Salim tidak hanya berasal dari produk mi instan Indomie, tetapi juga dari bisnis kelapa sawit.
Bisnis kelapa sawit keluarga Salim dikelola melalui Indofood Agri Resources Ltd. Di bawah Grup Salim, terdapat beberapa perusahaan yang bergerak di bidang kelapa sawit seperti PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk. (LSIP) dan PT Salim Ivomas Pratama Tbk. (SIMP).
Dalam beberapa tahun terakhir, Grup Salim mengakuisisi banyak perusahaan kelapa sawit yang memperluas lahan mereka.
3. Sukanto Tanoto
Sukanto Tanoto menempati posisi ke-21 orang terkaya di Indonesia versi Forbes 2021. Pada 2024, kekayaannya tercatat senilai US$ 3,4 miliar atau Rp 57,19 triliun, berada di posisi ke-19.
Memulai bisnisnya pada tahun 1967 sebagai pemasok suku cadang dan pengusaha konstruksi untuk industri minyak, ia kini dikenal sebagai konglomerat pemilik grup usaha Royal Golden Eagle International (RGEI) yang berbasis di Singapura.
RGEI beroperasi di berbagai industri termasuk kertas dan pulp melalui Asia Pacific Resources International Holding Ltd, dan perkebunan kelapa sawit melalui Asian Agri dan Apical.
4. Ciliandra Fangiono
Ciliandra adalah orang terkaya termuda dalam daftar 50 orang terkaya di Indonesia versi Forbes tahun lalu. Dalam Daftar 50 Orang Terkaya Indonesia 2024 versi Forbes, pengusaha berusia 45 tahun ini berada di posisi 24 dengan kekayaan sebesar US$ 2,4 miliar atau Rp 40,37 triliun.
Dia adalah CEO First Resources Ltd, perusahaan yang terdaftar di bursa efek Singapura, yang menguasai ratusan ribu hektare lahan sawit di Indonesia.
5. Peter Sondakh
Peter Sondakh berada di peringkat 20 orang terkaya Indonesia versi Forbes 2021. Berdasarkan Real Time Forbes, pada Jumat (25/4/2025) kekayaannya tercatat sebesar US$ 2,1 miliar atau Rp 35,32 triliun.
Dia adalah Kepala Rajawali Corpora, perusahaan investasi dengan portofolio mencakup hotel, media, dan pertambangan. Selain itu, ia juga memiliki perusahaan properti Grup Rajawali Property dan Perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT).
Meski kelima pengusaha besar ini berada di garis depan bisnis minyak sawit, masih ada banyak orang terkaya di Indonesia yang juga meraih keuntungan besar dari industri sawit. Bahkan, beberapa di antaranya menempati peringkat lebih tinggi dalam daftar orang terkaya di Indonesia.
(mkh/mkh)