Jakarta, PANGKEP NEWS
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot ke angka 6.900. Pada perdagangan Kamis (19/6/2025), indeks ditutup dengan penurunan 1,96% atau berkurang 139 poin menjadi 6.968,64.
Jumlah saham yang turun mencapai 571, sementara 92 saham naik, dan 139 lainnya stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp 13,97 triliun dengan 24,9 miliar saham berpindah tangan dalam 1,45 juta transaksi. Kapitalisasi pasar menyusut kembali menjadi Rp 12.223,67 triliun.
Saham blue chip dan sektor perbankan menjadi penyumbang utama penurunan IHSG. Investor asing membukukan penjualan bersih sebesar Rp 1,25 triliun pada perdagangan kemarin.
Semua sektor perdagangan bursa melemah, dengan konsumer primer dan non primer menjadi yang paling tertekan.
Investor asing kembali mencatatkan penjualan bersih senilai Rp1,25 triliun di seluruh pasar dan Rp1,30 triliun di pasar reguler. Namun, terdapat pembelian bersih asing sebesar Rp44,51 miliar di pasar negosiasi dan tunai.
Meski demikian, beberapa saham tetap menjadi incaran investor asing. Saham PGEO menjadi yang paling banyak dibeli asing dengan pembelian bersih Rp 42,99 miliar. Diikuti oleh AMMN dengan Rp 33,85 miliar dan TLKM dengan Rp 26,63 miliar.
Berikut 10 saham dengan pembelian bersih asing terbesar pada perdagangan Kamis, menurut Stockbit:
- PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) – Rp42,99 miliar
- PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) – Rp33,85 miliar
- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) – Rp26,63 miliar
- PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) – Rp24,02 miliar
- PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) – Rp21,87 miliar
- PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) – Rp18,37 miliar
- PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) – Rp15,45 miliar
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) – Rp14,31 miliar
- PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) – Rp12,88 miliar
- PT Archi Indonesia Tbk. (ARCI) – Rp10,29 miliar