Jakarta – Kejutan bagi DPR atas Dana Pendidikan yang Tersebar di Banyak Kementerian
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Dolfie Othniel Frederic Palit, merasa terkejut mengetahui bahwa dana pendidikan tersebar di banyak kementerian. Dalam rapat dengan Kementerian Keuangan, topik ini menjadi sorotan utama.
“Mohon data tentang 20% anggaran pendidikan yang disalurkan melalui kementerian,” tanya Dolfie dalam rapat yang berlangsung antara Komisi XI dengan Kementerian Keuangan pada Kamis malam (3/7).
Dolfie menjelaskan bahwa dana pendidikan tersebut tersebar melalui berbagai kementerian seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Kehutanan, dan lainnya.
“Di Kementerian Sosial saja mencapai hampir Rp 12 triliun lebih,” ujarnya.
Dia meminta kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk memeriksa alokasi dana tersebut. “Ya, tolong dicek nanti, Bu. Karena menurut saya ini tidak berada di kedinasan, tetapi tersebar di berbagai Kementerian,” katanya.
Menanggapi hal ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan bahwa di Kementerian Keuangan dana tersebut masuk dalam program LPDP. Sementara untuk kementerian lain, akan dilakukan pengecekan.
“Ada sekolah umum di bawah kementerian tersebut. Kami akan periksa, Pak. Namun, sesuai dengan keputusan waktu itu, sekitar tahun 2008, kedinasan tidak termasuk,” jelasnya.
Wanita yang dikenal dengan panggilan Ani ini menekankan perlunya klarifikasi antara dana pendidikan yang bersifat kedinasan dan non-kedinasan.
Selain melakukan pengecekan, pihaknya juga akan berkonsultasi terkait aspirasi Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dibahas Komisi XI untuk bidang pendidikan.
“Karena ini berarti apakah dasarnya komisi atau bisa dibasiskan kepada sektoral,” tutupnya.