Dampak Kasus Mutu Beras, Pedagang Warung Madura Berbagi Cerita
Para penjual sembako dan beras di Pasar Minggu mengungkapkan bahwa tidak ada perubahan signifikan dalam jumlah konsumen meskipun beras kemasan telah menghilang dari rak minimarket. Hal ini disampaikan oleh beberapa pedagang yang merasa bahwa situasi pasar tidak mengalami pergeseran besar meski ada kasus mengenai mutu beras yang tidak sesuai.
Seorang pedagang warung bernama Budi mengatakan bahwa pelanggan tetap membeli beras di warung tradisional karena mereka sudah terbiasa dan percaya dengan kualitas yang ditawarkan. “Kami selalu berusaha menyediakan beras yang terbaik untuk pelanggan kami, dan mereka menghargai itu,” ujar Budi kepada PANGKEP NEWS.
Selain itu, Siti, pedagang lainnya, menambahkan bahwa harga beras di warung tradisional seringkali lebih kompetitif dibandingkan dengan di minimarket. “Karena itulah, meski ada isu beras kemasan, pelanggan kami tidak terpengaruh untuk beralih ke tempat lain,” tambah Siti.
Meski begitu, para pedagang tetap berharap agar ada solusi cepat dari pihak terkait untuk memastikan bahwa mutu beras yang beredar di pasaran tetap terjaga dan tidak merugikan konsumen.