Jakarta, PANGKEP NEWS
Harga batu bara mengalami peningkatan kecil pada akhir perdagangan kemarin setelah negosiasi yang produktif antara Amerika Serikat (AS) dan China.
Menurut data dari Refinitiv, pada 12 Mei 2025, harga batu bara tercatat sebesar US$104,25/ton, meningkat 0,29% dibandingkan dengan penutupan 9 Mei 2025 yang sebesar US$103,95/ton.
Kenaikan ini terjadi setelah hasil negosiasi mengenai kebijakan tarif antara kedua negara tersebut di Swiss pada Sabtu (10/5) memberikan hasil yang positif.
Selama konferensi pers pada Senin (12/5), Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan bahwa AS dan China sepakat untuk menunda pengenaan tarif saling balas selama 90 hari ke depan.
Saat ini, tarif yang diterapkan AS pada barang impor China ke negaranya adalah 30%, sedangkan tarif dari China untuk barang impor dari AS adalah 10%.
Pertemuan tersebut dinilai sangat baik oleh Trump yang menyampaikan melalui media sosialnya, Truth Social pada Minggu (11/5/2025), bahwa banyak hal penting telah dibahas dan disepakati.
Negosiasi ini bertujuan untuk meredakan ketegangan dalam perang dagang yang mengancam stabilitas ekonomi global.
Sebelumnya, kedua negara terlibat dalam perang tarif tinggi, dengan tarif impor barang dari China ke AS mencapai 145% dan tarif impor barang dari AS ke China mencapai 125%.
PANGKEP NEWS RESEARCH