India dan Pakistan Sepakati Gencatan Senjata
Jakarta – Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa India dan Pakistan telah menyetujui gencatan senjata penuh. Kesepakatan ini tercapai setelah kedua negara tersebut terlibat konflik selama empat hari terakhir.
Sumber dari Reuters mengonfirmasi pernyataan Menteri Luar Negeri Pakistan bahwa kedua negara telah sepakat untuk segera melaksanakan gencatan senjata. Kementerian Luar Negeri India juga menyatakan bahwa gencatan senjata dimulai pukul 17.00 waktu setempat.
“Setelah negosiasi panjang yang dimediasi oleh Amerika Serikat, dengan bangga saya mengumumkan bahwa India dan Pakistan telah menyetujui ‘Gencatan senjata penuh dan segera’. Selamat kepada kedua negara karena telah mempergunakan akal sehat dan kecerdasan yang luar biasa,” ujar Trump dalam unggahan di Truth Social.
Pengumuman ini muncul di tengah kekhawatiran meningkatnya potensi penggunaan senjata nuklir oleh kedua negara setelah militer Pakistan menyatakan bahwa pertemuan mengenai pengawasan senjata nuklir direncanakan. Namun, Menteri Pertahanan Pakistan kemudian menyatakan bahwa pertemuan tersebut tidak dijadwalkan.
Di saat yang sama, para pejabat dari kedua belah pihak menunjukkan niat untuk menahan diri setelah insiden tersebut, karena korban tewas dari kedua pihak telah mencapai 66 orang.
Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, menulis di X, “Pakistan dan India telah sepakat untuk segera melakukan gencatan senjata. Pakistan selalu berkomitmen untuk perdamaian dan keamanan di kawasan ini, tanpa mengorbankan kedaulatan dan integritas teritorialnya!”