KA Malioboro Hantam 7 Sepeda Motor, 4 Orang Meninggal, Ini Tanggapan KAI
Jakarta, PANGKEP NEWS – Insiden tragis terjadi ketika 4 orang meninggal dan 4 lainnya mengalami luka setelah tertabrak Kereta Api (KA) Malioboro Ekspres di perlintasan Kelurahan Mangge, Kecamatan Barat, Magetan. PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyatakan duka mendalam atas kejadian ini di mana KA 170 Malioboro Ekspres terlibat dengan 7 sepeda motor di perlintasan JPL 08 dekat Stasiun Magetan, Jawa Timur, pada Senin (19/5/2025).
“Kami sangat berduka atas insiden ini. Keselamatan adalah prioritas utama kami untuk penumpang, petugas, maupun masyarakat,” ujar VP Public Relations KAI Anne Purba dalam pernyataannya.
Saat ini, KAI sedang berkoordinasi erat dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian dan pihak Kepolisian untuk melakukan investigasi. Tim Daop 7 Madiun telah bergerak cepat untuk menjamin agar operasional tetap aman.
KAI terus meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang:
- Penambahan rambu-rambu dan sistem peringatan
- Penempatan petugas di lokasi rawan
- Kampanye keselamatan yang masif baik di internal perusahaan maupun bersama komunitas dan masyarakat
- Penutupan dan penataan perlintasan tidak resmi
“Keselamatan tidak bisa dinegosiasikan. KAI berkomitmen untuk memperkuat seluruh aspek operasional, terutama di perlintasan sebidang, agar tidak ada lagi korban jiwa,” tambah Anne.
Selama 2024, KAI bersama para pemangku kepentingan telah menutup 309 perlintasan liar. Hingga Maret 2025, 74 titik telah ditutup atau dipersempit dari target 292 titik tahun ini. KAI juga terus mengajak masyarakat untuk lebih disiplin saat melintasi perlintasan: berhenti, tengok kiri-kanan, dan pastikan aman sebelum melintas.
“Mari bersama-sama menjaga nyawa. Karena satu detik kepatuhan, dapat menyelamatkan banyak kehidupan,” tutup Anne.