Berita Positif tentang Penempatan Guru PPPK di Jateng
PANGKEP NEWS – SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengakui menerima banyak pengaduan terkait penempatan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di wilayah tersebut.
Merespons pengaduan mengenai penempatan guru PPPK, Pemprov Jateng mengadakan rapat penting.
“Akhir-akhir ini banyak aduan tentang PPPK sekolah-sekolah SMA, baik yang secara langsung kepada saya maupun ke Dinas Pendidikan,” ujar Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen usai rapat di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng di Semarang, Rabu (16/4).
Dia menyatakan memberikan perhatian lebih terhadap masalah ini, sebab banyak aduan diterima, baik secara pribadi maupun melalui media sosial.
“Di Instagram, TikTok, Facebook dan platform lainnya. Kami sudah membahasnya dalam rapat, kita akan mencari solusinya,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, dibicarakan tentang solusi relokasi dan distribusi PPPK di Jateng sehingga perwakilan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jateng juga diundang.
“Untuk relokasi dan distribusi kepada rekan-rekan PPPK, kami berupaya mencari solusi terbaik, dan yang penting tidak melanggar aturan,” tambah sosok yang akrab disapa Gus Yasin itu.
Menurutnya, respons dan tindakan lanjut atas pengaduan tersebut penting untuk mewujudkan visi misinya di sektor pendidikan bersama Gubernur Ahmad Luthfi.