Aksi Donald Trump Bikin Bumi Terancam Kiamat
Jakarta, PANGKEP NEWS – Kebijakan dari Presiden Amerika Serikat saat itu, Donald Trump, berpotensi menggagalkan usaha NASA untuk melindungi Bumi dari ancaman kiamat. Ini terjadi karena anggaran NASA dipotong secara signifikan, yang dapat berdampak pada beberapa proyek penting lembaga tersebut.
Pemerintahan Trump berencana mengurangi dana NASA hingga 24%, bahkan potongan yang diusulkan bisa mencapai 47%.
“Jika pengurangan anggaran ini disetujui, NASA terancam berada di jalur yang tidak relevan,” ujar anggota dewan, Valerie Foushee, dari PANGKEP NEWS, Rabu (28/5/2025).
Salah satu proyek NASA yang penting untuk keselamatan Bumi adalah misi NEO atau Surveyor Objek Dekat Bumi. Teleskop luar angkasa ini bertugas mencari asteroid yang berpotensi mengancam planet kita.
NEO diperkenalkan melalui misi Double Asteroid Redirection Test (DART) pada 2022. Misi ini mengirimkan wahana untuk menabrak asteroid bernama Dimorphos.
Dimorphos adalah asteroid yang mengorbit pada objek lebih besar bernama Didymos. Tujuan misi ini adalah menentukan apakah tabrakan dapat mengubah lintasan Dimorphos.
DART berhasil dan diharapkan NASA dapat mengarahkan benda-benda yang mengancam Bumi menjauh dari jalurnya di masa depan.
Administrator asosiasi untuk Direktorat Misi Sains NASA, Nicola Fox, menyatakan bahwa saat ini tidak ada objek besar yang diprediksi berdampak pada Bumi dalam 100 tahun ke depan. Namun, ada banyak lagi yang perlu ditemukan.
Dengan adanya misi Surveyor, diharapkan kemampuan untuk mendeteksi ancaman dapat ditingkatkan, termasuk memahami bahaya yang mungkin ditimbulkan bagi manusia di Bumi.
“Menemukan asteroid yang berpotensi berbahaya adalah prioritas utama dari program pertahanan planet NASA,” tambahnya.
Terkait potongan anggaran, kepala peneliti misi Surveyor, Amy Mainzer, mengaku belum tahu efeknya terhadap Surveyor. Dia juga menekankan pentingnya investasi besar dalam pelatihan ilmuwan untuk memimpin misi penting.
“Kita perlu investasi dan waktu untuk memahami sains, sehingga kita dapat melakukannya dengan baik,” jelas Mainzer.
Sementara itu, Fox menjelaskan beberapa dampak potensial dari kebijakan Trump. Misalnya, jika Pusat Penelitian Ames NASA ditutup, maka kemampuan mereka untuk memberikan saran ahli kepada Badan Manajemen Darurat akan hilang. Ini akan berdampak pada keputusan dan respons dalam melindungi nyawa manusia.