Coldplay Hadir di Korea, Tampil Bersama Jin BTS dan Rose Blackpink
Jakarta, PANGKEP NEWS – Konser Coldplay di Korea Selatan bukan hanya sekadar pertunjukan musik kelas dunia, tetapi juga menyuguhkan kolaborasi istimewa dengan para bintang K-pop ternama. Band yang dipimpin oleh Chris Martin ini juga mencetak rekor baru dalam hal keberlanjutan lingkungan.
Menurut laporan dari Korea Herald, dalam rangkaian konser “Music of the Spheres” yang diadakan sebanyak enam kali di Goyang Sports Complex, Provinsi Gyeonggi, band asal Inggris ini berhasil memukau lebih dari 300.000 penonton. Ini menjadikannya pertunjukan musisi asing dengan jumlah penonton terbanyak dalam sejarah Korea Selatan.
Momen paling mengharukan terjadi ketika Jin BTS menjadi tamu istimewa pada Sabtu malam. Ia menyanyikan lagu “The Astronaut” bersama vokalis Coldplay, Chris Martin. Lagu ini adalah hasil kolaborasi antara Jin dan Coldplay yang pertama kali dipertunjukkan bersama di Argentina, sebelum Jin menjalani wajib militer.
Jin juga turut menyanyikan lagu “My Universe”, kolaborasi antara Coldplay dan BTS. Ini adalah penampilan langsung pertama kalinya dari lagu tersebut dalam konser ini, menggantikan tayangan video sebelumnya yang hanya ditampilkan di layar.
TWICE juga menarik perhatian sebagai pembuka untuk seluruh enam pertunjukan. Mereka tidak hanya menyanyikan lagu-lagu hits seperti “Dance the Night Away” dan “Cheer Up”, tetapi juga berkolaborasi menyanyikan lagu “We Pray” bersama Coldplay. Bahkan, versi spesial dengan lirik berbahasa Korea dari TWICE dirilis secara resmi pada hari Jumat.
Selain itu, Rose Blackpink turut meramaikan konser Coldplay dengan membawakan lagu terkenal bersama Bruno Mars, “APT.”
Korea Mencatat Rekor Pengembalian Gelang LED
Selain pertunjukan yang spektakuler, konser ini juga mencatat pencapaian luar biasa dalam hal keberlanjutan. Coldplay, yang dikenal dengan kampanye ramah lingkungannya, meminta para penonton untuk mengembalikan gelang LED setelah konser usai agar dapat digunakan kembali.
Hasilnya sangat mengesankan, konser pada hari Jumat di Seoul mencatat tingkat pengembalian gelang sebesar 98%, yang tertinggi di dunia dan melampaui rekor sebelumnya di Tokyo dan Helsinki (97%) serta Hong Kong (94%).
Inisiatif ini bahkan menjadi tren di media sosial, di mana para penggemar saling mengingatkan untuk mengembalikan gelang ke tempat pengumpulan demi menjadikan Korea sebagai negara dengan tingkat pengembalian terbaik.