Pendapatan Alfamidi (MIDI) Meningkat 20% Menjadi Rp390 Miliar di Semester I-2025
Jakarta, PANGKEP NEWS – Perusahaan pengelola jaringan minimarket Alfamidi, PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI), mengalami pertumbuhan laba sebesar 20,27% secara tahunan (year on year) pada pertengahan tahun 2025. Berdasarkan laporan keuangan terbaru, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahaan induk hingga 30 Juni 2025 mencapai Rp390,51 miliar. Untuk perbandingan, pada tahun 2024, perusahaan berhasil mencatat laba sebesar Rp324,7 miliar.
Dari sisi pendapatan, perusahaan milik konglomerat Djoko Susanto ini melaporkan total pendapatan sebesar Rp10,37 triliun. Angka ini meningkat 5,99% dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencapai Rp9,78 triliun. Peningkatan pendapatan ini didorong oleh segmen makanan dengan perolehan sebesar Rp5,78 triliun, segmen makanan segar sebesar Rp1,75 triliun, dan segmen non makanan sebesar Rp2,82 triliun.
Sementara itu, beban pokok pendapatan juga mengalami kenaikan. MIDI melaporkan beban sebesar Rp7,73 triliun pada pertengahan tahun, naik dari tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp7,18 triliun.
Di tengah tahun, nilai aset perusahaan tercatat sebesar Rp8,33 triliun, turun dari tahun lalu yang mencapai Rp8,73 triliun. Posisi liabilitas dan ekuitas MIDI masing-masing tercatat sebesar Rp4,18 triliun dan Rp4,14 triliun.
(fsd/fsd)