Jakarta, PANGKEP NEWS
Plaza Semanggi, yang pernah menjadi salah satu pusat perbelanjaan ikonik di jantung kota Jakarta sejak 2004, kini mengalami transformasi besar. Dulunya ramai, kini mal ini harus menghadapi persaingan yang semakin ketat.
Plaza ini terletak di lokasi strategis, diapit oleh Balai Sarbini dan Gedung Veteran RI. Bangunan tersebut memiliki 9 lantai yang berdiri di atas lahan seluas 91.232 meter persegi dengan luas gedung mencapai 57.917 meter persegi.
Setelah mengalami masa sepi, Plaza Semanggi kini dirombak total dan berganti nama menjadi Lippo Mall Nusantara (LMN) sejak Februari 2025.
Pekerjaan renovasi dimulai pada awal 2024 dan secara berangsur-angsur selesai di awal tahun ini. Berdasarkan pantauan PANGKEP NEWS, area food court di lantai LG menjadi tempat paling ramai dikunjungi pengunjung.
Pengelola menyebutkan, food court tersebut menyajikan sekitar 200 pilihan makanan khas nusantara.
Perubahan Plaza Semanggi menjadi Lippo Mall Nusantara meliputi pembaruan fasad dan interior gedung yang kini terlihat lebih modern dan elegan.
Salah satu area yang menarik perhatian adalah tempat dengan deretan wajah pahlawan dan air mancur, yang selalu ramai pengunjung. Selain itu, area dengan tangga dan ornamen pohon juga menjadi daya tarik tersendiri.
Pengelola memastikan bahwa seluruh renovasi ini ditargetkan selesai pada Agustus 2025.
Lippo Mall Nusantara dimiliki oleh Lippo Group, konglomerasi asal Indonesia yang didirikan oleh Dr. Mochtar Riady, dan kini dipimpin oleh putranya, James Riady.
Lippo Group juga dikenal dengan beberapa bisnis lainnya seperti Lippo Karawaci, Lippo Cikarang, Lippo Mall Kemang, dan Surabaya Town Square, serta mengelola Matahari Department Store dan Hypermart untuk pusat perbelanjaan. Di sektor kesehatan, mereka memiliki jaringan Siloam Hospital.
Tak heran, keluarga Riady tercatat di Forbes memiliki kekayaan sebesar US$2,6 miliar atau setara Rp42,2 triliun, menjadikannya salah satu dari 20 orang terkaya di Indonesia.