Menteri Hanggodo Lakukan Perombakan Besar di Kementerian PU, Apa Alasannya?
Jakarta, PANGKEP NEWS – Dody Hanggodo, Menteri Pekerjaan Umum, telah melakukan penggantian terhadap 6 pejabat eselon I di Kementerian PU. Para pejabat yang digantikan berasal dari posisi struktural seperti Direktur Jenderal dan posisi pengawasan seperti Inspektur Jenderal.
“Hari ini, atas instruksi Presiden Prabowo, Kementerian PU secara resmi melaksanakan rotasi terhadap 6 pejabat eselon I, mencakup Dirjen, Sekjen, dan Irjen. Langkah ini diambil untuk evaluasi menyeluruh serta penyegaran di lingkungan PU guna mendukung sepenuhnya visi Presiden Prabowo dan Gibran,” jelas Dody di Kantor Kementerian PU pada hari Jumat (4/7/2025).
Dody menambahkan bahwa Kementerian PU akan terus melakukan perbaikan kelembagaan dan sistem guna menangani pemborosan anggaran. Diharapkan bahwa ICOR (Incremental Capital Output Ratio), yang mengukur efisiensi investasi dalam ekonomi, dapat ditekan hingga di bawah 6.
“Selain menangani kebocoran anggaran, juga efisiensi, belanja infrastruktur yang tidak diperlukan dan bisa dikerjakan oleh pihak swasta akan dialihkan ke swasta, harapannya ICOR dapat turun dari angka 6,” kata Dody.
Dody mengungkapkan bahwa ICOR telah menjadi perhatian sejak masa lalu, tepatnya ketika ayah Presiden Prabowo Subianto, Soemitro Djojohadikusumo, menjabat sebagai menteri di era Orde Baru.
“Kita semua diinformasikan bahwa biaya ekonomi tinggi dan pembangunan yang mahal tidak efektif bagi APBN kita, dan hal ini harus diperbaiki secara efisien dan mengurangi kebocoran di berbagai sektor. Arahan presiden sangat jelas bahwa pemborosan harus dihentikan,” tambah Dody.
Hingga saat ini, Kementerian PU belum merilis nama-nama pejabat yang digantikan secara resmi. Namun, Dody menyebut bahwa salah satunya adalah Direktur Jenderal Prasarana Strategis, Maulidya Indah Junica, yang dipindahkan menjadi Irjen.
“Dirjen prasarana strategis yang lama dipindahkan menjadi Irjen, Maulidya yang memiliki latar belakang sebagai Inspektur kita kembalikan. Irjen lama ingin istirahat, demikian juga Sekjen yang diganti karena ingin beristirahat, dan permintaan mereka kita kabulkan,” tutup Dody.