Asing Jual Saham Senilai Rp1,1 Triliun, IHSG Menguat Usai Penurunan BI Rate
Jakarta, PANGKEP NEWS – Pada penutupan perdagangan Rabu (16/7/2025), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bergerak positif setelah Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan menjadi 5,25%. Indeks ditutup naik sebesar 0,72% ke angka 7.192,01.
Secara keseluruhan, ada 351 saham yang mengalami kenaikan, 250 saham mengalami penurunan, dan 201 saham tetap tidak berubah. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 16,13 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 29,09 miliar saham dalam 1,70 juta kali transaksi.
Investor asing masih melakukan penjualan bersih dengan nilai signifikan mencapai Rp 1,10 triliun di semua pasar. Dengan rincian, penjualan bersih sebesar Rp 965,72 miliar terjadi di pasar reguler dan Rp 132,70 miliar di pasar negosiasi dan tunai.
BMRI menjadi saham dengan net foreign sell terbesar, yaitu sebesar Rp 797,26 miliar, diikuti oleh BBCA sebesar Rp 316,44 miliar, dan SSIA sebesar Rp 53,19 miliar.
Berikut ini adalah 10 saham dengan net foreign sell tertinggi pada hari Rabu:
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) – Rp797,26 miliar
- PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) – Rp316,44 miliar
- PT Surya Semesta Internusa Tbk. (SSIA) – Rp53,19 miliar
- PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) – Rp43,66 miliar
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) – Rp41,75 miliar
- PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) – Rp29,29 miliar
- PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) – Rp28,27 miliar
- PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) – Rp28,03 miliar
- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) – Rp23,78 miliar
- PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) – Rp21,12 miliar
(mkh/mkh)