Kerusakan Parah di Bursa Efek Tel Aviv Akibat Serangan Rudal Iran
Bursa saham di Israel dilaporkan mengalami kerusakan signifikan akibat serangan rudal dari Iran. Pasar saham ini memiliki kapitalisasi total sekitar US$216 miliar.
Layanan darurat Israel bekerja di lokasi serangan rudal Iran di Ramat Gan dekat Tel Aviv, Kamis (19/6/2025). Serangan udara terbaru Iran menyasar lokasi strategis di Tel Aviv dan Be’er Sheva, termasuk Bursa Efek Tel Aviv (TASE). (GIL COHEN-MAGEN/AFP)
Menurut laporan dari Al Jazeera dan berbagai media regional, bursa saham Israel mengalami kerusakan berat akibat serangan ini.
Meskipun terkena serangan langsung, operasi perdagangan di pusat keuangan tersebut dilaporkan tetap berlangsung normal. Serangan tersebut juga mengenai rumah sakit besar di Israel selatan, Magen David Adom, dan layanan darurat nasional mengonfirmasi setidaknya 32 orang terluka dalam serangan tersebut. (REUTERS/Ammar Awad)
Bursa Efek Tel Aviv, yang berdiri sejak tahun 1953, adalah bursa utama di Israel. Saat ini, bursa tersebut mencatat lebih dari 470 ekuitas, 900 seri obligasi korporasi, lebih dari 200 seri obligasi pemerintah, dan 1.200 reksa dana. (X/qudsn)
Pasar ini memiliki kapitalisasi total sekitar US$216 miliar dalam bentuk ekuitas dan US$196 miliar dalam bentuk obligasi. (REUTERS/Ammar Awad)