Jakarta – Pertemuan Dagang AS-China di London
Para pejabat tinggi dari Amerika Serikat (AS) dan China berkumpul di London pada Senin (9/6/2026) dalam upaya untuk meredakan ketegangan sengketa perdagangan antara dua negara besar ini. Konflik dagang yang melibatkan kedua negara telah meluas hingga berdampak pada kontrol ekspor barang dan komponen penting dalam rantai pasokan global.
Para pihak berupaya kembali ke jalur yang benar dengan mengacu pada perjanjian awal yang disepakati bulan lalu di Jenewa.
“Putaran pembicaraan perdagangan selanjutnya antara AS dan China akan berlangsung di Inggris pada hari Senin,” ujar juru bicara pemerintah Inggris seperti dilaporkan oleh PANGKEP NEWS pada Senin (9/6/2025).
“Kami adalah negara yang mendukung perdagangan bebas dan selalu menyatakan bahwa perang dagang tidak bermanfaat bagi siapa pun, sehingga kami menyambut baik diskusi ini,” tambahnya.
Delegasi AS akan dipimpin oleh Menteri Keuangan Scott Bessent, Menteri Perdagangan Howard Lutnick, serta Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer, sementara pihak China akan diwakili oleh Wakil Perdana Menteri He Lifeng.
Pertemuan ini terjadi empat hari setelah Presiden Trump dan pemimpin China Xi Jinping mengadakan percakapan via telepon, yang merupakan kontak langsung pertama mereka sejak pelantikan Trump pada 20 Januari, setelah memulihkan hubungan awal dalam pembicaraan di Swiss.
Keterlibatan Lutnick dalam dialog di London, yang lembaganya bertanggung jawab atas kontrol ekspor untuk AS, menunjukkan pentingnya isu ini bagi kedua pihak. Lutnick tidak hadir dalam pembicaraan di Jenewa, di mana kedua negara sepakat untuk menghapus sebagian tarif tiga digit yang telah diberlakukan sejak pelantikan Trump.