Gambaran Serangan Terbaru Putin di Ukraina, Bangunan Runtuh-Puluhan Jiwa Melayang
Serangan udara terbaru di Ukraina yang dilakukan oleh Rusia telah menewaskan 28 orang dan melukai lebih dari 150 lainnya. Insiden ini terjadi di Kyiv pada hari Jumat, 1 Agustus 2025. Tim penyelamat bekerja keras di lokasi gedung apartemen yang menjadi sasaran serangan.
Di antara korban jiwa, terdapat seorang balita berusia dua tahun dan dua anak lainnya berusia enam dan 17 tahun. Pemerintah setempat menyatakan Jumat sebagai hari berkabung, sementara upaya penyelamatan terus berlangsung. Perdana Menteri Yulia Svyrydenko mengungkapkan bahwa jenazah seorang anak berusia dua tahun ditemukan dari bawah reruntuhan, menambah jumlah korban jiwa menjadi 28 orang, termasuk tiga anak.
Serangan ini terjadi di tengah desakan dari Presiden AS, Donald Trump, yang menekankan perlunya mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik Rusia di Ukraina paling lambat 8 Agustus. Diplomat senior AS, John Kelley, menegaskan bahwa baik Rusia maupun Ukraina harus berdiskusi untuk mencapai gencatan senjata dan perdamaian yang abadi. Amerika Serikat siap mengambil langkah tambahan guna menjamin perdamaian.
Trump juga menyatakan akan mulai memberlakukan tarif dan tindakan lain terhadap Rusia ’10 hari dari sekarang’ jika Moskow tidak menunjukkan kemajuan dalam mengakhiri perangnya di Ukraina.