Gambar Satelit: Dampak Serangan Israel Terhadap Iran
Foto satelit terkini yang diterbitkan oleh Maxar Technologies menunjukkan adanya kerusakan besar di fasilitas nuklir Iran, terutama di lokasi Natanz, setelah serangan udara yang dilakukan oleh Israel. Foto-foto yang membandingkan kondisi antara 24 Januari dan 14 Juni, serta tersebar luas di media sosial, memperlihatkan kerusakan pada beberapa bangunan di lokasi pengayaan utama Iran tersebut. Laporan ini dirilis oleh PANGKEP NEWS pada Minggu (15/6).
Serangan Terhadap Lokasi Vital
Sesuai dengan informasi dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Israel menyerang tiga lokasi penting: Natanz, Fordow, dan Isfahan. Namun, hanya kerusakan di Natanz dan Isfahan yang terlihat dalam gambar satelit, sementara Fordow tidak terkena. Natanz, yang berjarak sekitar 220 km dari Teheran, berfungsi sebagai pusat utama pengayaan uranium Iran dengan beberapa bangunannya dibangun di bawah tanah untuk melindungi dari serangan udara.
Kondisi Fasilitas Nuklir Lainnya
Fasilitas Natanz mengoperasikan beberapa kaskade mesin centrifuge yang dapat memperkaya uranium dengan cepat. Sementara itu, Fordow, yang terletak 100 kilometer di barat daya Teheran dan juga dilindungi oleh struktur bawah tanah serta pertahanan anti-pesawat, tidak mengalami kerusakan meskipun menjadi target serangan. Lokasi ini diyakini mulai dibangun pada 2007, tetapi baru diumumkan oleh Iran pada 2009 setelah diketahui oleh intelijen Barat.
Reaksi dan Dampak Serangan
IAEA menyatakan pada Minggu (15/6) bahwa tidak ada tanda-tanda kerusakan di Fordow atau reaktor air berat Khondab yang masih dalam tahap pembangunan. Sebaliknya, empat bangunan penting di Isfahan, termasuk fasilitas konversi uranium dan pabrik pelat bahan bakar, dilaporkan mengalami kerusakan akibat serangan. Kepala IAEA, Rafael Grossi, mengecam keras serangan terhadap fasilitas nuklir, menyebut bahwa tindakan tersebut bisa berdampak serius bagi rakyat Iran dan kestabilan kawasan. Namun, hingga kini, IAEA memastikan tidak ada peningkatan kadar radiasi di luar lokasi yang terdampak, baik di Natanz maupun Isfahan.