Tragedi Air India: Evakuasi Korban dan Satu Orang Selamat
Sebuah pesawat Air India dengan tujuan London mengalami kecelakaan tragis setelah lepas landas dari Ahmedabad, India, pada Kamis siang. Pesawat tersebut menabrak daerah permukiman, mengakibatkan hampir seluruh penumpang dan kru tewas, kecuali satu orang yang dilaporkan selamat.
Tim Penyelamat Berjuang di Lokasi
Petugas penyelamat dan pemadam kebakaran sibuk melakukan pencarian korban di lokasi jatuhnya pesawat Air India Boeing 787 Dreamliner di Ahmedabad. Tragedi ini terjadi pada 12 Juni 2025, di mana pesawat tersebut membawa 242 orang, termasuk 217 dewasa, 11 anak, dan dua bayi.
Kronologi Kejadian
Pesawat jatuh menimpa asrama mahasiswa kedokteran tak lama setelah lepas landas, saat jam makan siang. Lebih dari 200 orang dilaporkan tewas dalam insiden ini, dan hanya satu orang selamat. Kepala polisi Ahmedabad, G.S. Malik, menyatakan bahwa pihak berwenang telah menemukan 204 jenazah di lokasi kecelakaan.
Kerugian di Darat
Kecelakaan ini juga menelan korban jiwa dari kalangan mahasiswa, karena pesawat menimpa ruang makan asrama B.J. Medical College. Foto-foto dari lokasi menunjukkan puing-puing pesawat berserakan di sekitar bangunan, dengan ekor pesawat tersangkut di atap.
Proses Identifikasi Korban
Pemerintah setempat meminta keluarga korban untuk memberikan sampel DNA guna membantu identifikasi. Seorang perwira polisi senior menyatakan bahwa sekitar 70-80 persen area terdampak telah dibersihkan.
Detail Pesawat dan Penumpang
Menurut Air India, penumpang pesawat terdiri dari 169 warga negara India, 53 warga Inggris, tujuh warga Portugal, dan satu warga Kanada. Pesawat yang digunakan adalah Boeing 787-8 Dreamliner, yang merupakan pesawat penumpang modern. Ini adalah kecelakaan fatal pertama yang melibatkan pesawat Dreamliner sejak pertama kali beroperasi.
Penyelidikan Berjalan
Pihak Air India sedang menyelidiki penyebab kecelakaan ini dan berjanji untuk memberikan pembaruan informasi sesegera mungkin. Insiden ini menjadi salah satu bencana penerbangan paling mematikan dalam satu dekade terakhir di dunia.