Gambaran Antrean Warga Jepang untuk Mendapatkan Beras, Ini Harganya!
Pemerintah Jepang berencana untuk melepaskan 300.000 ton stok beras kepada jaringan supermarket besar sebagai langkah untuk menekan harga yang melonjak akhir-akhir ini.

Pemerintah Jepang menargetkan program ini dimulai awal Juni 2025 dengan harapan harga beras di pasar bisa turun hingga separuh dari nilai saat ini.
Menurut Menteri Pertanian Jepang, Shinjiro Koizumi, pada Senin 26 Mei 2025, pemerintah akan menjual beras produksi tahun 2022 sebanyak 200.000 ton serta 100.000 ton dari produksi tahun 2021. Harga jualnya dipatok 11.556 Yen atau sekitar Rp1,3 juta untuk 60 kilogram beras mentah.
Jika dihitung untuk ukuran pasar umum, harga tersebut setara dengan sekitar 2.160 Yen atau Rp245.000 untuk kemasan 5 kilogram. Selain itu, pemerintah akan menanggung biaya distribusi beras ke supermarket agar proses penyaluran berjalan lancar.
Kebijakan ini merupakan perubahan besar dalam cara pemerintah menjual stok beras. Sebelumnya, penjualan dilakukan melalui sistem lelang, namun sekarang akan dilakukan lewat kontrak langsung tanpa tender.