Prabowo Mengakui Sering Membuat Sri Mulyani Tertekan
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengakui bahwa ide-idenya sering kali membuat Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tertekan. Mantan eksekutif Bank Dunia ini harus memikirkan cara menampung berbagai gagasan Presiden.
Kisah ini disampaikan saat Peluncuran 80.000 Kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, pada Senin (22/5/2025).
“Setiap kali saya memanggil Menteri Keuangan, dia terlihat agak tertekan. ‘Apa lagi idenya presiden kali ini?’,” tutur Prabowo sambil tertawa, diikuti oleh para hadirin yang juga tertawa.
Prabowo menjelaskan bahwa ide-idenya, seperti memberikan obat gratis untuk masyarakat kurang mampu, menambah beban Menteri Keuangan untuk mencari solusi pendanaannya.
“Kalau nanti ada anggarannya, obat untuk rakyat miskin harus gratis. Kalau ada dana,” ujarnya.
Menurutnya, obat adalah kebutuhan pokok bagi masyarakat. Ia tidak ingin rakyat kesulitan mendapatkan obat saat membutuhkannya.
“Obat-obat penting bagi rakyat kecil, mereka harus mendapatkan akses dengan harga yang terjangkau,” jelasnya.
Beberapa institusi telah membuat langkah inovatif. Misalnya, Kementerian Pertahanan memprakarsai lembaga baru untuk memproduksi obat generik dengan harga yang lebih terjangkau. Dukungan dari Menteri Keuangan tentu dibutuhkan.
Meski begitu, Prabowo memuji Sri Mulyani karena bersedia memikirkan solusi terbaik bagi rakyat Indonesia.
“Tapi tidak apa-apa Bu, ini dia Bu Sri Mulyani, jadi harus yang mulia-mulia. Bu, Anda akan dicintai seluruh desa di Indonesia. Biar yang galak Presidennya saja,” kata Prabowo.