Prabowo Apresiasi Transformasi Terminal 2F Khusus Haji dan Umrah
Jakarta, PANGKEP NEWS – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan pujian terhadap fasilitas canggih dan kapasitas yang lebih besar saat meresmikan Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.
“Sebagai bangsa Indonesia, kita tentu merasa bangga karena fasilitas ini sangat baik, modern, luas, dan nyaman dengan kapasitas yang cukup mengesankan. Dilaporkan bahwa kapasitasnya akan mencapai lebih dari 94 juta orang per tahun di Bandara Soekarno-Hatta. Ini adalah pencapaian yang luar biasa,” kata Presiden Prabowo pada Senin (5/5/2025).
Kapasitas terminal yang lebih besar dengan fasilitas yang berkualitas tinggi sangat penting, mengingat jumlah jemaah haji dan umrah dari Indonesia mencapai lebih dari 6,1 juta orang setiap tahun. Keberadaan Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F ini mendukung komitmen pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji.
Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F di Bandara Soetta mencakup area seluas 27.418 m², dengan kapasitas maksimal hingga 6.850 penumpang per hari atau 6,1 juta penumpang per tahun. Fasilitas lounge umrah memiliki luas 4.158 m² dan lounge pengantar seluas 2.560 m². Lounge umrah ini dapat menampung hingga 2.000 jamaah dan memiliki akses langsung ke ruang tunggu dan pesawat.
Revitalisasi Terminal 2F di Bandara Soetta dilakukan untuk meningkatkan kapasitas pelayanan penumpang di Terminal 2 secara keseluruhan, dari 9 juta penumpang per tahun menjadi 21 juta penumpang per tahun, dengan memperluas luas dari 173.608 m² menjadi 234.500 m² setelah revitalisasi Terminal 2D, 2E, dan 2F.
Peningkatan Terminal 2F ini adalah bagian dari transformasi Bandara Soekarno-Hatta yang dijalankan oleh holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, melalui anak perusahaannya PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports.
“Program transformasi bandara ini menunjukkan komitmen InJourney untuk menyediakan bandara dengan standar internasional, yang dapat melayani seluruh lapisan masyarakat sebaik mungkin. InJourney melakukan transformasi di sektor kebandarudaraan karena bandara adalah wajah bangsa yang dikunjungi wisatawan pertama dan terakhir,” ujar Direktur Utama InJourney, Maya Watono.
Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F di Bandara Soetta dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk mendukung kenyamanan dan kelancaran jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci. Fasilitas lounge yang tersedia sangat lengkap, mulai dari musala, ruang tunggu khusus, layanan kesehatan, hingga area bagasi. Terminal khusus umrah ini juga dilengkapi dengan masjid seluas 3.136 meter persegi yang dapat menampung 800 jemaah.