Program Sekolah Rakyat Telah Diluncurkan, Konsepnya Mirip Pesantren
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) telah resmi meluncurkan program Sekolah Rakyat untuk tahun ajaran 2025-2026. Program ini bertujuan memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan, ditujukan bagi anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah.
Suasana di Sekolah Rakyat
Di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 6 Jakarta, yang berlokasi di Sentra Handayani, Bambu Apus, Jakarta, kegiatan ini dimulai pada Senin, 14 Juli 2025. Sebanyak 9.700 siswa lebih akan mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat, dengan 63 dari 100 sekolah dibuka pada tahap pertama dan sisanya menyusul akhir bulan ini.
Menurut pihak SRMP 6 Jakarta, selama pekan pertama, para siswa akan mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan belum ada kegiatan belajar mengajar. Sekolah ini mengakomodasi 75 murid SMP dari wilayah sekitar Jakarta.
Fasilitas Sekolah
Sekolah Rakyat ini mengadopsi model pendidikan asrama atau boarding school, menyediakan pendidikan gratis 100% untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Setiap kamar di SRMP 6 diisi oleh empat orang siswa dengan fasilitas tempat tidur tingkat dan meja belajar.
Kegiatan di Sekolah
Para siswa terlihat melaksanakan tes kesehatan, serta kegiatan lain seperti salat berjamaah dan makan siang bersama. Hari pertama di SRMP 6 Sentra Handayani menjadi awal perjalanan baru bagi para siswa untuk menempuh pendidikan berbasis karakter, kemandirian, dan kehidupan berasrama yang penuh nilai kebersamaan.
Di hari pertama, beberapa siswa tampak menangis saat diantar oleh orang tua mereka. Namun, mereka segera beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru.