Saham Jet Tempur China Naik Usai Konflik India-Pakistan
Pesawat tempur Chengdu J-10C, yang diproduksi oleh Tiongkok, menjadi sorotan setelah dilibatkan dalam konflik terkini antara India dan Pakistan. Ketegangan di kawasan ini telah meningkatkan profil jet tempur tersebut di pasar internasional.
Peristiwa ini terjadi di tengah persaingan sengit antara jet-jet tempur dari berbagai negara. Meskipun jet tempur Rafale dari Prancis juga terlibat dalam konflik ini, Chengdu J-10C berhasil mencuri perhatian dunia, yang berujung pada lonjakan nilai saham produsen pesawat tersebut.
Menurut laporan dari PANGKEP NEWS, popularitas Chengdu J-10C diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan negara-negara akan pesawat tempur yang andal. Dalam situasi ini, Tiongkok tampaknya mengambil posisi strategis di pasar pertahanan internasional.