Ratusan Orang Menghadiri Pemakaman Warga AS Korban di Pemukiman Israel
Dalam suasana duka, orang-orang mengantarkan jenazah Sayfollah Kamel Musallet, seorang pria Palestina-Amerika yang menjadi korban pemukulan hingga meninggal oleh pemukim di Tepi Barat yang dikuasai Israel. Pemakaman berlangsung di dekat Ramallah pada 13 Juli 2025, menurut laporan Kementerian Kesehatan Palestina.
Serangan mematikan oleh pemukim dan pasukan Israel terhadap warga Palestina di wilayah tersebut telah meningkat, dengan korban jiwa hampir setiap hari. Dalam insiden serupa, warga negara Amerika lainnya, Sayafollah Musallet, yang dikenal sebagai Saif, juga menjadi korban pemukulan. Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan bahwa pria 20 tahun tersebut mengalami serangan brutal pada Jumat malam di Sinjil, utara Ramallah.
Insiden ini menjadi sorotan setelah Al-Shalabi, yang hilang dalam serangan pemukim di Sinjil pada 11 Juli, ditemukan tewas setelah ditembak dan dipukuli. Kedua insiden ini menambah panjang daftar kekerasan di wilayah tersebut.
Pada hari Jumat, pemukim Israel menyerang dan menganiaya Sayfollah Musallet hingga tewas, menurut pernyataan keluarganya. Mereka menyatakan bahwa korban dikepung oleh massa selama tiga jam dan upaya petugas medis untuk menyelamatkannya dihalangi.
Pemerintah kota Sinjil mengutuk keras pembunuhan kedua pria tersebut. Mereka menegaskan bahwa kejadian ini hanya akan memperkuat tekad untuk mempertahankan tanah mereka dengan segala cara yang sah.