Jakarta, PANGKEP NEWS
Investor dari luar negeri berbondong-bondong kembali ke pasar keuangan Indonesia setelah ketegangan di Timur Tengah dan perang dagang mulai mereda.
Berdasarkan data dari Bank Indonesia selama periode transaksi 23 – 25 Juni 2025, tercatat bahwa investor asing melakukan pembelian bersih senilai Rp2,82 triliun. Di pasar saham, investor asing mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp2,14 triliun, sementara di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) mereka mencatatkan pembelian bersih sebesar Rp3,68 triliun dan di pasar Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp1,29 triliun.
Sepanjang tahun 2025, hingga 25 Juni, investor asing mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp52,05 triliun di pasar saham dan Rp35,87 triliun di SRBI, namun melakukan pembelian bersih senilai Rp40,80 triliun di pasar SBN.
Kembalinya investor asing ke pasar keuangan Indonesia didukung oleh optimisme terhadap negosiasi perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan para mitranya serta berkurangnya ketegangan di Timur Tengah.
Situasi ini mengurangi ketidakpastian, sehingga investor mulai melepas aset berdenominasi dolar dan mengalihkan dana mereka ke pasar yang sedang berkembang, seperti Indonesia.
Penurunan indeks dolar (DXY) juga mencerminkan kecenderungan investor untuk menjual aset mereka di AS. Minggu lalu, indeks dolar sempat jatuh ke angka 97,14, menandai posisi terendahnya dalam tiga tahun terakhir.
PANGKEP NEWS RESEARCH
(mae/mae)