Siapkan Dana, Banyak Perusahaan Akan IPO Minggu Depan Termasuk Milik Prajogo
Jakarta, PANGKEP NEWS Indonesia – Investor di Indonesia harus menyiapkan dana tunai pada Juli 2025. Pasalnya, ada delapan perusahaan yang akan melantai di Bursa Efek Indonesia. Dari perusahaan yang terafiliasi dengan taipan Prajogo Pangestu hingga bursa kripto, semuanya dijadwalkan melakukan Initial Public Offering (IPO) bulan depan.
Perebutan alokasi IPO diperkirakan akan terjadi, terutama untuk emiten PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), yang merupakan bagian dari konglomerasi Prajogo Pangestu.
Selain itu, ada bursa kripto pertama yang akan melakukan IPO di pasar modal Indonesia, yaitu PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN).
Enam emiten lainnya yang juga akan IPO dan patut diperhatikan meliputi PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI), PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG), PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT), PT Merry Riana Edukasi Tbk (MERI), PT Asia Pramulia Tbk (ASPR), dan PT Diastika Biotekindo Tbk (CHEK).
Berikut jadwal book building, penawaran umum, dan tanggal pencatatan di BEI menurut PANGKEP NEWS Research:
CDIA
CDIA diperkirakan menjadi emiten terbesar tahun ini dengan target pengumpulan dana hingga Rp2,37 triliun. Mereka berencana menawarkan 12,48 miliar lembar saham baru, setara 10% dari modal perseroan, dengan harga penawaran antara Rp170 hingga Rp190 per saham. Potensi kapitalisasi pasar bisa mencapai Rp21,2 triliun hingga Rp23,7 triliun. IPO CDIA akan didukung oleh enam penjamin emisi, yaitu Henan Putihrai Sekuritas, DBS Vickers Sekuritas Indonesia, Trimegah Sekuritas Indonesia, BNI Sekuritas, BCA Sekuritas, dan OCBC Sekuritas Indonesia.
COIN
PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) akan melepas 2,2 miliar saham di BEI. Berdasarkan prospektus, COIN akan menawarkan 2.205.882.400 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham atau 15% dari modal ditempatkan. Harga penawaran berkisar antara Rp100 hingga Rp105 per saham, yang dapat menghasilkan dana hingga Rp231.617.652.000. COIN menunjuk PT Ciptadana Sekuritas Asia sebagai penjamin emisi.
PMUI
PMUI, produsen produk XL Smart, akan menawarkan 1,16 miliar saham baru untuk IPO, setara 20% dari modal perseroan. Harga IPO ditawarkan antara Rp160 hingga Rp180 per saham, dan dapat meraup dana hingga Rp208,8 miliar.
PSAT
PSAT akan mengincar dana maksimal Rp200,11 miliar melalui IPO dengan melepas 222.353.000 saham atau 15% dari modal perseroan dengan harga penawaran Rp850 hingga Rp900 per saham. Mereka juga mengadakan Program Alokasi Saham Karyawan (ESA) dengan 555.000 saham, atau 0,249% dari saham yang ditawarkan.
BLOG
PT Trimitra Trans Persada Tbk (B-LOG) berencana melaksanakan penawaran awal saham pada 23 hingga 25 Juni 2025, dengan melepas 563.247.900 saham. Jumlah ini setara 16,67% dari modal setelah IPO. Harga penawaran antara Rp240 hingga Rp270 per saham, berpotensi mengumpulkan hingga Rp152,07 miliar. Dana ini akan dialokasikan untuk anak usaha PT Simpan Sini Aja (SSA) dan pembelian kendaraan light truck.
MERI
Perusahaan edukasi milik Merry Riana, PT Merry Riana Edukasi, menargetkan dana Rp39,99 miliar melalui IPO. Mereka akan menawarkan saham di harga Rp110 hingga Rp150 per saham, dengan total 266,66 juta saham atau 25% dari modal setelah IPO. MERI juga mengalokasikan saham untuk karyawan dalam program ESA.
ASPR
PT Asia Pramulia Tbk (ASPR), perusahaan kemasan plastik, akan melepas 812.000.000 saham di BEI, setara 29,94% dari modal yang ditempatkan. Harga penawaran berkisar antara Rp118 hingga Rp124 per saham. Dana yang diperoleh akan digunakan untuk pembelian mesin dan modal kerja.
CHEK
PT Diastika Biotekindo Tbk (CHEK), distributor alat kesehatan, akan melepas 815 juta saham di BEI. Saham ini setara 20,04% dari modal perseroan dengan harga penawaran antara Rp120 hingga Rp140 per saham, berpotensi menghasilkan dana Rp97,8 miliar hingga Rp114,1 miliar. Dana ini akan digunakan untuk modal kerja.
PANGKEP NEWS RESEARCH