Jakarta, PANGKEP NEWS Indonesia
Angka garis kemiskinan di Indonesia mengalami kenaikan. Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada September 2024, nilai garis kemiskinan (GK) aktual adalah Rp 595.242 per kapita per bulan, meningkat 2,11% dari catatan Maret 2024 sebesar Rp 582.932 per kapita per bulan.
BPS mendefinisikan garis kemiskinan sebagai nilai pengeluaran minimum untuk kebutuhan pokok makanan dan non-makanan yang harus dipenuhi agar tidak dianggap miskin. Oleh karena itu, jika rata-rata pengeluaran per kapita per bulan penduduk di bawah GK, maka orang tersebut tergolong miskin.
GK di daerah perkotaan pada September 2024 adalah Rp 615.763, naik dari Rp 601.871 pada Maret 2024. Sementara itu, di pedesaan, GK tercatat senilai Rp 566.655 dibandingkan Rp 556.874 pada 2023.
Komponen GK terdiri dari garis kemiskinan makanan (GKM) dan garis kemiskinan non-makanan (GKBM). Pada September 2024, GKM tercatat Rp 443.433 dan GKBM Rp 151.809, keduanya mengalami kenaikan dari Maret 2024 yang masing-masing sebesar Rp 433.906 dan Rp 149.026.
Selain pengeluaran, terdapat indikator lain yang juga menjadi tanda bahwa Anda termasuk dalam kelas ekonomi bawah. Mengutip dari GoBangkinRates, ada 5 ciri-ciri golongan ekonomi kelas menengah bawah dan kelas bawah, yaitu:
1. Tempat Tinggal
Tempat tinggal adalah salah satu pengeluaran terbesar bagi satu keluarga. Jika Anda kesulitan untuk tinggal di rumah yang nyaman dan aman di lingkungan yang layak, hal ini bisa menjadi indikator bahwa Anda termasuk dalam kelas menengah bawah atau kelas bawah.
2. Pekerjaan
Beberapa jenis pekerjaan jelas tergolong dalam kategori kerah putih atau kerah biru, yang mencerminkan citra kelas pekerja atau kelas menengah. Pekerjaan seperti pelayan restoran, sopir truk, pegawai ritel, pekerja manufaktur, dan jasa kebersihan biasanya menunjukkan posisi di tingkat ekonomi yang lebih rendah.
Nathan Brunner, CEO Salarship, menyatakan, “Anda dianggap berada di kelas menengah jika bekerja dalam posisi manajerial atau pekerjaan spesialis.”
Sebaliknya, jika pekerjaan Anda hanya membutuhkan keahlian rendah atau posisi sementara dengan upah rendah dan sedikit manfaat, maka Anda cenderung berada dalam status sosial kelas bawah.
Namun, profesi seperti guru, perawat, akuntan, dan pekerja IT bisa berada di antara kelas pekerja atau kelas menengah, bergantung pada tingkat senioritas dan sertifikasi yang dimiliki. Bahkan karier kerah putih yang dianggap bergengsi, tetap bisa memberikan gaji yang tergolong sedang dan menempatkan pekerjanya dalam kehidupan kelas menengah.
3. Tabungan dan Investasi
Menabung dan berinvestasi adalah penyangga keuangan yang penting serta memberi peluang untuk membangun kekayaan jangka panjang. Namun, membangun cadangan tersebut adalah sebuah kemewahan yang tidak selalu bisa dijangkau oleh kalangan kelas bawah.
Jika Anda tidak memiliki tabungan cukup dan juga rencana pensiun, dapat dipastikan Anda termasuk dalam golongan kelas bawah.
4. Gaya Hidup
Apakah Anda mampu liburan setiap tahun? Sering makan di luar atau membeli barang baru tanpa terlalu khawatir? Jika iya, kenikmatan kecil seperti itu membutuhkan dasar keamanan finansial. Hal-hal tersebut menunjukkan adanya ruang dalam anggaran untuk kesenangan kecil.
Apabila hal-hal seperti itu terasa berat karena keterbatasan anggaran, hal itu bisa menjadi tanda bahwa Anda termasuk dalam kelas bawah.
Tentu saja, pengelolaan anggaran yang cerdas bisa membantu mewujudkan kesenangan kecil tersebut. Namun, kemampuan untuk memilih dan kebebasan ekonomi dalam menikmati pengeluaran sesekali lebih mencerminkan stabilitas yang umumnya dimiliki oleh kelas menengah.
5. Pendidikan
Apakah Anda memiliki gelar sarjana? Jika ya, kemungkinan besar Anda termasuk kelas menengah. Tingkat pendidikan tertinggi yang Anda capai merupakan indikator yang cukup baik untuk menunjukkan posisi Anda dalam tangga ekonomi. Hambatan sistemik sering kali menghalangi individu dari kelas bawah untuk mengakses pendidikan.
Pendidikan tinggi biasanya membuka jalan menuju pekerjaan dengan gaji lebih baik. Namun, jika kuliah terasa terlalu mahal dan Anda tidak bisa mengikutinya, itu bisa menjadi tanda bahwa Anda berada di kelas bawah.
(mkh/mkh)