Luar Biasa! Empat Konglomerat Ini Mendirikan Kampus Bergengsi di Indonesia
Jakarta – Di Indonesia, beberapa konglomerat telah berperan dalam mendirikan perguruan tinggi. Mereka serius dalam usaha pengembangan universitas tersebut.
Kampus-kampus milik para konglomerat ini telah menjadi terkenal dan diakui oleh masyarakat luas. Berikut ini adalah empat konglomerat di Indonesia yang telah mendirikan perguruan tinggi:
Keluarga Bakrie, Universitas Bakrie
Keluarga Bakrie secara resmi mendirikan Universitas Bakrie pada 2009, meskipun sebelumnya, sejak tiga tahun sebelumnya, institusi ini sudah dikenal sebagai Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi.
Pendirian kampus ini terjadi ketika Grup Bakrie sedang berada di puncak kejayaannya, dan keluarga Bakrie termasuk dalam sepuluh besar orang terkaya di Indonesia. Meskipun kini kekayaan mereka telah menurun dan tidak lagi dalam daftar orang terkaya RI versi Forbes, aset mereka masih cukup besar.
Berbasis di Kuningan, Jakarta Selatan, Universitas Bakrie meski masih relatif muda, telah melahirkan banyak alumni yang sukses dalam berbagai bidang.
Keluarga Ciputra, Universitas Ciputra
Taipan properti yang meninggal pada 2019 ini dikenal memiliki universitas bernama Universitas Ciputra, yang kini telah memiliki beberapa fakultas dengan beragam disiplin ilmu.
Universitas Ciputra telah berkembang dengan menawarkan berbagai program studi dan fakultas yang menarik minat banyak mahasiswa.
Keluarga James Riady, Universitas Pelita Harapan
James Riady, putra dari taipan Mochtar Riady, pendiri Grup Lippo, melanjutkan bisnis keluarganya. Grup Lippo dikenal sebagai konglomerat besar di Indonesia dengan portofolio bisnis yang beragam, mulai dari jasa keuangan hingga konsumer.
Bersama dengan Ir. Johannes Oentoro dan Dr. (HC), James Riady mendirikan Universitas Pelita Harapan (UPH) pada 1994. Awalnya, UPH menumpang di gedung sementara di Lippo Bank, Kedoya, Jakarta, sebelum akhirnya pindah ke gedung permanen.
Pada 2006, UPH mulai membuka kelas internasional dan telah menghasilkan banyak alumni yang sukses di berbagai bidang, termasuk bisnis dan hiburan. Salah satu alumninya adalah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno, yang baru-baru ini menyelesaikan studi doktoralnya di kampus ini.
Joseph Wibowo Hadipoespito dan Theresia Widia Soerjaningsih, BINUS
Joseph Wibowo Hadipoespito dan Theresia Widia Soerjaningsih mendirikan institusi ini yang sejarahnya dapat ditelusuri kembali ke tahun 1974, sebelum resmi menjadi Universitas Bina Nusantara (BINUS) pada 1996.
BINUS awalnya hanya sebuah lembaga pelatihan komputer, tetapi kini telah berkembang menjadi salah satu merek pendidikan terkemuka. Universitas ini juga telah meluluskan banyak alumni yang berkarir di berbagai sektor penting, termasuk pendiri Tokopedia, William Tanuwijaya.