Jakarta –
Herwin Bustaman, Direktur Prudential Syariah, menyoroti potensi pengembangan produk asuransi kesehatan pada tahun 2025 dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan kesehatan.
Asuransi kesehatan menjadi kebutuhan masyarakat untuk melengkapi layanan BPJS Kesehatan, yang membuka peluang untuk pengembangan lebih lanjut. Dalam memanfaatkan peluang ini, Prudential Syariah meluncurkan produk asuransi kesehatan yang menargetkan masyarakat kelas menengah, dengan layanan yang tidak tercakup oleh BPJS Kesehatan.
Harapannya, kolaborasi antara asuransi swasta dan BPJS Kesehatan dapat memenuhi kebutuhan pengobatan masyarakat secara lebih komprehensif.
Sementara itu, industri asuransi sedang menghadapi tantangan berupa kenaikan inflasi medis, sehingga strategi penyesuaian premi diperlukan untuk mempertahankan kualitas layanan.
Bagaimana prospek dan tantangan yang dihadapi oleh industri asuransi syariah di Indonesia? Simak dialog Anneke Wijaya dengan Herwin Bustaman, Direktur Prudential Syariah, dalam acara Power Lunch di PANGKEP NEWS (Senin, 19/05/2025).