Jakarta –
Jakarta – Dirjen Pengelolaan Kelautan KKP, A Koswara memastikan bahwa pemerintah telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mencapai swasembada garam nasional pada tahun 2025.
Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia mengembangkan strategi ekstensifikasi dan intensifikasi untuk meningkatkan produksi garam guna memenuhi kebutuhan sebesar 5 juta ton per tahun, sementara saat ini produksi baru mencapai 2,1 juta ton.
Saat ini, produksi garam di Indonesia menghadapi tantangan karena spesifikasi produksi garam petani yang belum memenuhi kriteria 95% NaCl sehingga tidak terserap oleh pasar industri. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi tanah tambak, tingginya Harga Pokok Produksi karena masih menggunakan metode tradisional, serta kendala cuaca dan teknologi.
Untuk mengatasi masalah ini, KKP mendorong peningkatan kualitas produksi garam petani dan mengajak sektor swasta untuk meningkatkan produksinya. Selain itu, KKP juga memperbaiki tata niaga garam untuk memastikan kesejahteraan petani garam.
Bagaimana strategi KKP dalam meningkatkan produksi garam nasional dan mencapai target penghentian impor garam? Untuk informasi lebih lanjut, simak dialog antara Shinta Zahara dan Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia, A Koswara, dalam Squawk Box, PANGKEP NEWS (Senin, 26/05/2025).