Aplikasi Palsu Menyebar di Perangkat Android Warga Indonesia, Unduhan Capai Jutaan
Jakarta, PANGKEP NEWS – Sebuah ancaman baru telah ditemukan menyusup ke jutaan perangkat Android. Serangan ini berasal dari aplikasi palsu yang diinstal pada perangkat korban.
IAS Threat Labs mengidentifikasi serangan tersebut dengan nama Kaleidoscope. Serangan ini memanfaatkan aplikasi resmi dari Google Play Store dan berbagai toko aplikasi pihak ketiga untuk melakukan penipuan iklan.
Kaleidoscope menciptakan aplikasi yang menyerupai aplikasi asli di Play Store, namun aplikasi-aplikasi ini tidak diunduh dari toko resmi, melainkan dari toko aplikasi pihak ketiga.
Para penipu mengajak pengguna untuk menginstal aplikasi tersebut melalui pesan atau media sosial. Setelah terinstal, perangkat korban akan disusupi adware.
Pengguna Android beranggapan bahwa mereka telah menginstal aplikasi asli. Demikian juga pengiklan merasa yakin bahwa iklan mereka ditampilkan pada aplikasi yang sah.
Namun kenyataannya, aplikasi palsu ini menampilkan iklan yang sangat mengganggu secara agresif, termasuk gambar dan video layar penuh tanpa perlu interaksi dari pengguna.
Menurut data dari laporan tersebut, setidaknya ada 2,5 juta perangkat yang terinfeksi setiap bulannya. Indonesia termasuk salah satu negara yang menjadi target serangan ini.
Laporan juga menyebutkan bahwa sekitar 20% dari total perangkat yang terinfeksi berada di India, dengan Filipina dan Brasil juga menjadi negara-negara yang terkena dampak.