Waspada Akun Google Dibajak, Lindungi Rekening Anda dengan 6 Langkah Ini
Jakarta, PANGKEP NEWS – Akun Google menjadi salah satu layanan esensial yang digunakan banyak orang di seluruh dunia. Akun ini sangat bermanfaat terutama bagi pengguna Android dan layanan Google lainnya.
Bagi Anda yang menggunakan Google, penting untuk mengetahui cara melindungi akun dari pembajakan, karena kejahatan ini bisa menimpa siapa saja dan kapan saja.
Akun Google sangat vital karena sering digunakan untuk login ke berbagai situs dan aplikasi, termasuk aplikasi keuangan.
Peretasan adalah kejahatan yang sering terjadi dan sudah banyak terdengar. Namun, Anda bisa mengambil langkah-langkah perlindungan untuk mencegahnya.
Berikut adalah 6 cara untuk melindungi akun Anda dari ancaman peretasan:
1. Gunakan Kata Sandi yang Kuat
Ini mungkin saran yang sering Anda dengar. Kata sandi yang kuat dan rumit membuatnya sulit untuk dibobol. Gunakan kombinasi karakter yang berbeda, seperti campuran huruf besar dan kecil, angka, serta simbol. Hindari menggunakan hal-hal yang mudah ditebak seperti nama, tanggal lahir, atau nama hewan peliharaan.
Anda bisa menggunakan pengelola kata sandi untuk membuat dan mengingat kata sandi panjang yang unik untuk setiap akun. Disarankan untuk tidak menggunakan pengelola kata sandi milik Google karena jika akun diretas, aksesnya bisa terblokir.
2. Aktifkan Autentikasi Dua Faktor
Manfaatkan fitur autentikasi dua faktor (2FA) untuk meningkatkan keamanan akun. Ini adalah langkah tambahan untuk verifikasi saat login.
Terdapat beberapa jenis 2FA yang dapat digunakan, seperti penggunaan kode sekali pakai yang dikirim ke ponsel, kode berbasis waktu dari aplikasi autentikator, atau kunci perangkat keras yang dimasukkan ke perangkat.
3. Hapus Perangkat yang Tidak Dikenal
Google menyediakan informasi tentang perangkat apa saja yang terhubung dengan akun Anda. Jika Anda menemukan perangkat yang tidak dikenal, segera hapus agar tidak terhubung dengan akun Anda lagi.
Anda dapat melakukannya dengan masuk ke bagian Keamanan di akun Google dan memilih Perangkat Anda. Klik pada perangkat yang tidak dikenal atau tidak digunakan lagi dan pilih Keluar.
4. Hapus Izin Pihak Ketiga yang Tidak Digunakan Lagi
Anda juga perlu menghapus akses aplikasi atau layanan yang sudah tidak digunakan atau tidak dikenal. Aplikasi yang tidak digunakan lagi bisa saja telah berubah menjadi malware atau keamanannya tidak lagi terjamin.
Untuk melakukannya, masuk ke bagian Keamanan dan pilih Koneksi Anda ke aplikasi dan layanan pihak ketiga. Pilih layanan dan aplikasi yang tidak digunakan atau tidak dikenal, lalu klik Hapus semua koneksi.
5. Gunakan VPN
VPN dapat menjadi pilihan untuk melindungi akun saat menggunakan jaringan Wifi publik gratis. Ini karena jaringan internet tersebut bisa berbahaya dan berpotensi disusupi oleh peretas.
VPN akan mengenkripsi data dan mengamankan aktivitas Anda. Dengan begitu, informasi apapun tidak bisa dibaca dan menghindari penyadapan oleh peretas.
6. Jangan Klik Apapun dari Orang Tidak Dikenal
Terakhir, hindari mengklik sembarang tautan karena dapat membahayakan akun Anda. Kejahatan ini kerap terjadi dan pelaku sering mengaku sebagai pihak yang kredibel seperti Google.
Laporkan kejadian tersebut dan email yang mengirimkan tautan mencurigakan kepada Google, agar dapat ditandai sebagai phishing.
(dem/dem)