India Siap Melakukan Kesepakatan Dagang dengan Trump, Bukan China
Jakarta, PANGKEP NEWS – Berita menggembirakan datang dari India. Tampaknya, negara ini akan menjadi negara Asia pertama yang sukses mencapai kesepakatan dagang dengan Amerika Serikat (AS), selain China.
Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, mengungkapkan rasa optimisnya mengenai potensi kesepakatan dagang antara kedua negara pada hari Senin waktu setempat. Dia menyatakan bahwa kesepakatan tersebut akan segera terwujud dengan India untuk menghindari tarif yang diberlakukan oleh Presiden Donald Trump.
“Anda akan segera melihat kesepakatan antara Amerika Serikat dan India,” ujar Lutnick di Forum Kemitraan Strategis AS-India, yang bertujuan untuk mempromosikan hubungan antara kedua negara. “Sangat optimis,” tambahnya.
Trump telah menunda penerapan tarif impor yang diumumkannya pada bulan Mei lalu hingga 9 Juli. Banyak negara sedang berlomba-lomba untuk bernegosiasi demi menghindari tarif tinggi yang diberlakukan Trump.
Lutnick sendiri menyatakan di forum bahwa dia adalah “penggemar berat India”. Namun, dia mengaku khawatir dengan tarif yang diberlakukan India terhadap barang-barang AS, yang menurutnya telah berlangsung lama.
“Terkait negosiasi tarif dengan India, menurunkannya ke tingkat yang lebih wajar dan tepat sehingga kita dapat menjadi mitra dagang yang hebat satu sama lain, saya pikir itu benar-benar ada di atas meja,” kata Lutnick lagi.
“Ada beberapa hal yang dilakukan pemerintah India yang umumnya membuat Amerika Serikat merasa tidak nyaman. Misalnya, mereka biasanya membeli perlengkapan militer dari Rusia,” tambahnya.
Meski demikian, Lutnick menyebut bahwa Trump yakin pemerintah India akan menyelesaikan masalah ini, bahkan secara khusus dan langsung.
(sef/sef)